Tampilkan postingan dengan label proyek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proyek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Desember 2020

Rks Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan Dalam Proyek

Rencana kerja dan syarat-syarat (RKS) merupakan dokumen tertulis yang bersi spesifikasi nama proyek berikut penjelasaannya berupa jenis, besar dan lokasihnya, serta tata cara pelaksnaan, syarat-syarat pekerjaan, syarat mutu pekerjaan dan informasi – informasi lain yang hanya mampu djelaskan dalam bentuk goresan pena.

 merupakan dokumen tertulis yang bersi spesifikasi nama proyek berikut penjelasaannya beru RKS Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan dalam Proyek
RKS Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan dalam Proyek
Dalam artikel ini akan diterangkan mengenai teladan RKS untuk Pekerjaan tanah yang mampu dikembangkan lagi untuk sebuah proyek atau dijadikan pola eksklusif dalam melakukan proyek di lapangan.

Pekerjaan Tanah

  1. Sebelum mengawali pekerjaan pasangan bouwplank, Pemborong harus yakin bahwa semua permukaan tanah, baik tanah datar maupun garis transis yang tercantum dalam gambar adalah benar.
  2. Jika belum merasa yakin terhadap kebenaran kondisi permukaan tanah, Pemborong mesti melaporkan secara tertulis terhadap Konsultan Pengawas dan Direksi untuk berikutnya diselesaikan bareng .

Urugan dan Penimbunan Tanah

  1. Bila akan ada penimbunan tanah, apalagi dulu harus dijalankan pengupasan lapisan atas tanah (stripping) sekurang-kurangnyasetebal 30 cm dengan tujuan untuk menetralisir lapisan rumput, sisa-sisa akar tumbuhan, tanah humus dan benda-benda yang lain yang mampu mengusik kekuatan tanah.
  2. Pemborong harus selalu menyediakan pompa air untuk menyingkir dari genangan air dan lumpur di kawasan kerja.
  3. Tanah urug mesti bebas dari kotoran. Hasil dari pengurugan harus padat dan mencapai peil yang diperlukan.
  4. Galian dan urugan (cut & fill) pada tapak mesti dilakukan secermat mungkin untuk menghindari adanya pekerjaan ulangan.
  5. Urugan dikerjakan lapis demi lapis dengan tebal maksimum lapisan 30 cm dan setiap lapis dipadatkan secara mekanis, dengan memakai Stamper.
  6. Setelah seluruh pengurugan tamat, hasil pengurugan harus berada dalam keadaan baik, padat dan stabil. Apabila hasil urugan belum baik, maka pengurugan harus diulang hingga mendapat kesepakatan Konsultan Pengawas dan Direksi.
  7. Urugan dengan tenaga insan hanya dapat dikerjakan untuk daerah - daerah urugan yang tidak akan menerima beban besar. Pemadatan dijalankan dengan stamper. Pemadatan dilakukan pada setiap lapis yang tebalnya tidak lebih dari 15 cm.
  8. Kepadatan yang disyaratkan untuk kosntruksi tanah urug ialah :
  • Lapisan tanah lebih dari 30 cm di bawah permukaan sub grade, harus meraih 90% dari kepadatan (kering) maksimum.
  • Lapisan tanah kurang dari 30 cm di bawah permukaan sub grade, tanah dasar tanpa kongkalikong dan tanah dasar berkolusi dengan indeks plastis kurang dari 25 cm, mesti meraih 100% kepadatan (kering) maksimum.
  • Tanah dasar berkolusi dengan indeks plastis sama dengan atau lebih besar dari 25 cm, apalagi dulu mesti diturunkan indeks plastisnya.
  • Selama pemadatan berlangsung, kadar air harus dijaga agar tidak lebih besar dari 2% kadar air optimum.

Pekerjaan Urugan

  1. Urugan Pasir
  • Bahan urugan pasir adalah pasir urug atau pasang sesuai dengan keperluan.
  • Pasir urug harus bebas dari kotoran dan biji-bijian yang mampu tumbuh.
  • Urugan pasir dipakai untuk menguatkan lapisan tanah dibawah pondasi dan lantai.
  • Pemadatan pasir urug menggunakan handpress atau stamper dan dengan penyiraman seperlunya.
  • Pengukuran ketebalan pasir yang dilakukan sesudah pasir direndam air dan dipadatkan.

Pekerjaan Galian Tanah dan Urugan Pondasi.

  1. Penggalian pondasi dilarang dimulai sebelum papan dasar, tanda peil lantai serta sumbu dinding dan kolom disetujui Konsultan Pengawas dan Direksi.
  2. Semua pekerjaan galian tanah pondasi dilaksanakan sesuai dengan gambar kerja dan tanah kelebihannya harus digunakan untuk urugan kembali atau untuk mengurug site dan peilnya belum sesuai dengan peil planning atau dibuang.
  3. Pemborong bertanggung jawab sarat , bilamana pekerjaan galian tersebut lewat atau mengusik jaringan instalasi yang ada dibawah tanah, dengan menciptakan bantuan atau susukan sementara.
  4. Pemborong mesti mempertahankan hasil galian dari longsoran, genangan air dan hal - hal lain yang dapat menghancurkan hasil galian.
  5. Setelah galian disetujui Konsultan Pengawas dan Direksi, pekerjaan pondasi secepatnya mampu dimulai.
  6. Pemborong harus dapat menjaga keutuhan bangunan yang telah ada kalau didekat bangunan tersebut diadakan penggalian.

Galian Tanah Lebih dan Galian Salah

Apabila kedalaman tanah galian melebihi dari yang ditentukan atau galian tanah yang tidak pada tempatnya, maka Pemborong wajib mengurug keunggulan atau kesalahan galian tersebut dengan bahan yang sesuai dengan syarat pengisian bahan pondasi atau sesuai dengan spesifikasi pondasi sampai batas kedalaman atau keadaan yang diharapkan.

Hasil Akhir

Perataan, pembentukan kemiringan, pembentukan transis, pemadatan dan pekerjaan tanah yang lain harus sesuai dengan yang diinginkan dan alhasil sudah menerima persetujuan Konsultan Pengawas dan Direksi. Yang dimaksud tanah datar disini adalah tanah yang mempunyai kemiringan 2 – 5%.

Demikianlah spesifikasi teknis yang tertuang pada RKS Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan dalam suatu Proyek, supaya berfaedah dan dapat menambah wawasan pembaca sekalian.
Sumber https://www.arsitur.com/

Sabtu, 26 September 2020

Tips Memilih Kontraktor Bangunan Dengan Desain 5P

Pekerjaan konstruksi seperti membangun rumah dan merenovasi rumah ialah pekerjaan yang berat dan rumit. Pemilik rumah kadang-kadang dihadapkan pada berbagai suasana yang sulit, dalam mendesain dan melakukan bangunan.

Kesulitan juga tiba dikala pemilik gundah memilih siapa yang hendak melaksanakan bangunannya. Banyak keluhan seperti sulitnya mencari kontraktor yang berkompeten dan sanggup menerima amanah, pekerjaan yang jelek hingga kurangnya tanggung jawab kontraktor. Nah berikut ini adalah beberapa Tips Memilih Kontraktor atau Pemborong (Pelaksana Bangunan) yang mampu diterapkan supaya proyek Anda mampu berlangsung dengan baik.

Metode ini terdiri dari rancangan 5P yang sangat penting ialah : People (Orang), Process (Proses), Portfolio (Pengalaman), Price (Harga) and Past Clients (Klien Sebelumnya). Berdasarkan hal ini, Anda dapat menciptakan sistem peringkat yang secara drastis meminimalkan risiko memilih kontraktor yang salah dan mencampakkan uang Anda sia-sia.

Langkah pertama adalah menyederhanakan pilihan kontraktor Anda ke angka yang mampu diatur. Poin terakhir ini mampu ditemukan dengan meminta teman dan keluarga untuk rujukan dan memilih kontraktor yang ada di tempat Anda.

01. People - Orang yang terlibat dalam Kontraktor/Pemborong

Pekerjaan konstruksi seperti membangun rumah dan merenovasi rumah adalah pekerjaan yang be Tips Memilih Kontraktor Bangunan dengan Konsep 5P
01. People - Orang yang terlibat dalam Kontraktor/Pemborong

Penting untuk diingat bahwa dikala Anda mempekerjakan kontraktor, perhatikan dengan siapa Anda akan menghabiskan banyak waktu bersama. Anda akan sering berbicara dengan mereka, membahas banyak sekali pilihan. Anda akan bekerja bareng menjajal membuat keputusan ihwal aneka macam duduk perkara proyek. Banyak yang menyampaikan bahwa periode proyek seperti mirip akad nikah. Jika Anda tidak terhubung dengan baik pada kontraktor, seluruhnya akan selsai berantakan dan Anda lah yang paling menderita.

Teliti kontraktor, tim dan staf mereka apakah seluruhnya nyata atau hanya sekedar menumpang nama saja. Periksa secara online untuk menyaksikan apakah mereka pernah berprestasi atau terkena blacklist. Ketika Anda berinteraksi dengan kandidat kontraktor, cobalah untuk mengusut keahlian sosial mereka. Bayangkan seperti kencan pertama dan Anda berusaha mencari tahu apakah seseorang akan menjadi pasangan yang bagus. Bagaimanapun juga, kontraktor akan menjadi mitra konkret dalam proyek apapun.

Ajukan banyak pertanyaan dan lihat bagaimana mereka merespons. Seberapa gampang berbicara dengan mereka? Apakah mereka ramah dikala menjawab pertanyaan dan menunjukkan penjelasan atau apakah mereka tampak tidak sabaran ? Apakah mereka terlihat terlalu secara umum dikuasai, mendorong Anda untuk menciptakan keputusan tertentu bahkan bila Anda tidak mau ? Ingatlah bahwa pemilik proyek adalah pihak yang paling berkuasa untuk memilih semua keputusan, jangan sampai Anda justru merasa terintimidasi.

02. Process - Proses Kerja dan Kontrak

Pekerjaan konstruksi seperti membangun rumah dan merenovasi rumah adalah pekerjaan yang be Tips Memilih Kontraktor Bangunan dengan Konsep 5P
02. Process - Proses Kerja dan Kontrak

Dapatkan citra garang dari proses kerja mereka sebelum Anda menyewa kontraktor apa pun. Hal ini akan memberi Anda apa yang diperlukan ketika proyek yang sebenarnya dimulai dan memberikan kepada Anda seberapa baik mereka melakukan pekerjaan . Untuk memberi peringkat pada kontraktor dengan benar di bidang ini, Anda perlu mengajukan banyak pertanyaan. Inilah beberapa pertanyaan yang penting :
  • Apakah Anda memiliki tata cara atau proses untuk proyek-proyek seperti ini? (Memiliki sistem menolong meminimalisir waktu & menghemat ongkos)
  • Maukah Anda membantu dengan ide dan desain?
  • Siapa yang bertanggung jawab atas izin yang dibutuhkan?
  • Siapa penghubung (kontak) utama selama proyek?
  • Adakah proses solusi sengketa di proyek?

Adakah acara kerja Anda? (Dengan kata lain, jam berapa Anda akan menjalankan proyek?)
Mengajukan semua pertanyaan ini dan pertanyaan lain yang Anda anggap perlu akan memutuskan bahwa Anda siap dan mengetahui apa yang diperlukan. Dengan membandingkan balasan yang diberikan oleh kontraktor yang berlainan, Anda dapat memberi evaluasi pada seberapa efisien dan ramah konsumen proses mereka.

Misalnya, duduk perkara kalau kontraktor tidak mempunyai proses penyelesaian sengketa. Ini juga merupakan tanda problem jika tidak ada kontak person yang diputuskan. Itu mampu menyebabkan banyak dilema komunikasi, banyak orang akan saling lempar tanggung jawab dan akhirnya Anda lah yang dirugikan.

Salah satu cara terbaik untuk menganalisa kandidat kontraktor ialah lewat pekerjaan yang telah mereka kerjakan di era kemudian. Ini dapat membantu Anda memilih kualitas. Yang paling penting, ini dapat memberi Anda ketenangan anggapan jikalau mereka telah melakukan proyek yang serupa dengan Anda.

03. Portofolio - Pengalaman Kerja

Pekerjaan konstruksi seperti membangun rumah dan merenovasi rumah adalah pekerjaan yang be Tips Memilih Kontraktor Bangunan dengan Konsep 5P
03. Portofolio - Pengalaman Kerja

Sebagian besar kontraktor akan sangat bersedia untuk menyediakan portofolio pekerjaan mereka yang lampau dan sebagian besar akan berbentukgambar dan video. Banyak yang mau menaruh portofolio di website mereka di mana kita mampu menelusuri banyak sekali proyek dan merasakan jenis masalah yang dihadapi kontraktor dan bagaimana mereka menyelesaikannya. Jangan ragu untuk meminta kunjungan ke salah satu lokasi pekerjaan mereka bila Anda ingin menyaksikan lebih erat pekerjaan mereka.

Saat memilih peringkat portofolio kontraktor, pilih angka antara 0 hingga 10, pertimbangkan aspek-aspek portofolio seperti berikut :
  • Jumlah proyek dalam portofolio mereka.
  • Kualitas proyek yang pernah dilaksanakan.
  • Spesialisasi proyek yang mereka tangani

Carilah kontraktor sesuai dengan spesialisasinya, contohnya kontraktor rumah tinggal yang ahli melaksanakan rumah tinggal dengan biaya terjangkau, kontraktor bangunan besar, kontraktor bangunan publik, kontraktor bagunan bambu, kontraktor bangunan baja modern dan sebagainya. Jangan memerintahkan kontraktor bangunan baja untuk melakukan bangunan bambu, pasti jadinya kurang optimal walaupun mereka mampu.

04. Price - Harga Borongan termasuk Sistem Pembayaran

04. Price - Harga Borongan termasuk Sistem Pembayaran

Di sinilah banyak pemilik rumah biasanya tersandung dalam mencari kontraktor. Sangat lazim bagi pemilik rumah untuk memilih kontraktor cuma berdasarkan seberapa murah harga jasa mereka tanpa menimbang-nimbang kelanjutannya.

Anda mampu menghemat uang dengan memilih proposal terendah, namun risiko pembuatan yang jelek juga tinggi. Yang terpenting ketika menganalisa kontraktor menurut perkiraan harga yaitu menyeimbangkan antara biaya dan nilai jasa. Bagaimana nilai jasa/layanan mereka sesuai terhadap harga yang mereka bebankan.

Anda mesti sangat waspada dengan kontraktor yang mewaspadai, yang umumnya cuma mengenakan harga dasar tanpa ada biaya tanggung jawab. Tanyakan mengapa asumsi harga mereka bisa serendah itu. Bisa jadi ada ongkos tersembunyi yang lain yang tidak Anda sadari atau bahwa kontraktor tersebut berencana untuk kabur dari proyek Anda.

Secara lazim, jangan biarkan dilema harga terlalu memengaruhi keputusan Anda. Berfokuslah pada faktor orang dan faktor P yang lain sebelum memilih harga. Jika kontraktor yakni seseorang yang mampu melakukan pekerjaan sama dengan Anda, mereka pasti memiliki proses / tata cara kerja yang kompleks dan tertata dengan baik, mereka mempunyai portofolio proyek yang banyak dan klien sebelumnya menyampaikan hal-hal nyata tentang mereka, maka sangat mungkin mereka tidak akan pernah menjadi kontraktor yang termurah.

05. Past Clients - Klien Sebelumnya yang Pernah Menggunakan Kontraktor

Pekerjaan konstruksi seperti membangun rumah dan merenovasi rumah adalah pekerjaan yang be Tips Memilih Kontraktor Bangunan dengan Konsep 5P
05. Past Clients - Klien Sebelumnya yang Pernah Menggunakan Kontraktor

Klien sebelumny yaitu pihak yang serupa sengan Anda. Mereka dapat memberikan sumber gosip berharga tentang kontraktor tertentu. Dengan banyak situs web ulasan online sekarang, gampang untuk mengenali apa yang dibilang konsumen wacana kontraktor. Sebagian besar klien akan jujur ​​dalam ulasan mereka, merinci bidang apa yang dikuasai kontraktor dan di mana mereka gagal. Anda mampu mengetahui seberapa baik kontraktor dalam komunikasi, seberapa baik mereka menangani kondisi darurat yang tidak disangka-sangka dan pengalaman konsumen secara keseluruhan.

Jika Anda tidak mampu menemukan kontraktor tertentu di situs web ulasan, coba cari di Google pada nama perusahaan mereka dengan mengetik "ulasan" atau "keluhan" terlampir. Misalnya, 'Ulasan Renovasi XYZ'. Anda mungkin mendapatkan dimana konsumen mengeluh atau memuji mereka di aplikasi/sosial media tertentu.

Alternatif untuk ulasan online adalah menghubungi klien sebelumnya secara eksklusif. Email atau telepon dengan sopan yaitu cara ideal untuk bertanya tentang mutu layanan yang disediakan oleh kontraktor. Pastikan untuk bertanya tentang duduk perkara penting seperti komunikasi, kualitas kerja, dan harga. Jika klien tersebut bersedia, Anda mungkin dapat berkunjung untuk menyaksikan pekerjaan kontraktor tersebut secara langsung.

Untuk meraih skor yang tepat, fikirkan:
  • Jumlah ulasan yang dimiliki kontraktor.
  • Proporsi pelanggan yang bahagia dengan kontraktor.

Menjumlahkan Skor

Sistem peringkat ini mulai dari 0 (sungguh jelek) hingga 50 (sangat baik/tepat). Untuk menerima skor selesai, tambahkan skor perorangan yang sudah Anda berikan dalam setiap P di atas. Bandingkan jumlah tersebut dengan klasifikasi penilaian berikut untuk menyaksikan bagaimana setiap kontraktor sudah melakukannya.

50-40 Luar Biasa - Idealnya, opsi terbaik Anda dari semua kelebihan kontraktor ada dalam kisaran ini. Kontraktor yang ramah, efisien, mempunyai pengalaman luas, mempunyai banyak ulasan aktual dan ongkos yang cukup berdasarkan jenis proyek.

39-30 Bagus - Kontraktor yang ramah namun mungkin mempunyai lebih sedikit ulasan dan portofolio yang lebih kecil, kemungkinan besar alasannya adalah mereka relatif baru di pasar. Tetapi mereka sudah menunjukan diri dalam waktu singkat mereka telah ada dan harganya tidak terlampau jelek.

29-20 Moderat - Kontraktor yang mungkin memiliki beberapa klien di periode lalu yang tidak senang atau mereka mungkin tidak terlatih dalam jenis proyek yang spesifik. Anda mungkin juga merasa bahwa mereka menagih duit terlalu banyak. Jika Anda menetapkan untuk memilih kontraktor di kisaran ini, pastikan untuk mengajukan banyak pertanyaan di bidang yang Anda khawatirkan.

Gagal 19-0 - kinerjanya mungkin jelek di sebagian besar aspek P. Hindari sama sekali konraktor ini untuk menghindari rugi.

Tips Memilih Kontraktor Bangunan dengan Konsep 5P. Semoga bermanfaat dan mampu memberikan pengetahuan aksesori. Terima kasih.
Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 05 Juli 2020

Rks Protokol Pencegahan Covid-19 Di Proyek Konstruksi

Sehubungan dengan Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, pemerintah sudah menerbitkan peraturan yang ditujukan untuk melindungi pelaku konstruksi dari virus corona. Aturan tersebut tertuang dalam RKS dan spesifikasi teknis proyek yang disebut dengan Protokol Pencegahan Covid-19 di Proyek Konstruksi. Berikut ialah isinya :

 pemerintah telah menerbitkan peraturan yang ditujukan untuk melindungi pelaku konstruksi  RKS Protokol Pencegahan Covid-19 di Proyek Konstruksi
RKS Protokol Pencegahan Covid-19 di Proyek Konstruksi

Protokol Pencegahan Covid-19 di Proyek Konstruksi



A. Pengantar

  1. Protokol ini dimaksudkan selaku panduan umum bagi Pemilik/ Pengguna/ Penyelenggara bareng Konsultan, Kontraktor, Subkontraktor, Vendor/ Supplier dan Fabricator, Mandor serta para Pekerja dalam mencegah wabah COVID-19 di proyek konstruksi.
  2. Protokol ini merupakan bab dari keseluruhan kebijakan untuk merealisasikan keamanan konstruksi. Keselamatan konstruksi adalab keseiamatan dan kesehatan kerja; keamanan publik; dan keselamatan lingkungan dalam setiap tahapan penyefenggaraan konstruksi cycle ofbuilding and infrastructure development).
  3. Protokol ini berlaku di proyek konstruksi yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan/atau Pemda dan/atau BUMN, maupun investasi swasta dan/ atau adonan. Masing-masing pihak pemangku amanah di proyek konstruksi dapat menindaklanjuti implementasi dari protokol ini sesuai dengan kebijakan perusahaan masing-masing.

B. Pembentukan Satgas Pencegahan Covid-19

  1. Pemilik/ Pengguna/ Penyelenggara bersama Konsultan Pengawas dan/atau Kontraktor wajib membentuk Satuan Tugas Pencegahan COVID-19.
  2. Satuan Tugas tersebut berjumlah paling sedikit 5 (lima) orang terdiri dari Ketua merangkap anggota dan 4 (empat) Anggota yang mewakili Pemilik/ Pengguna/ Penyelenggara, Konsultan, Kontraktor, Subkontraktor, Vendor, Supplier.
  3. Satuan Tugas tersebut mempunyai tugas, tanggung jawab dan kewenangan melaksanakan: (i) sosialisasi, (ii) edukasi, (iii) promosi teknik dan (iv) metoda pencegahaan COVID19 serta (v) investigasi (examination) potensi terinfeksi terhadap semua orang, baik para manager, insinyur, arsitek, karyawan / staf, mandor, pekerja dan tamu proyek

C. Penyediaan Fasilitas Kesehatan di Lapangan

  1. Kontraktor wajib menyediakan ruang klinik di lapangan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan yang memadai, seperti: tabung oksigen, pengukur suhu badan ( pengukurthermoscantekanan), darah obat-obatan, dan petugas medis.
  2. Kontraktor wajib mempunyai koordinasi operasional perlindungan kesehatan dan pencegahan COVID19 dengan rumah sakit dan/ atau pusat kesehatan penduduk terdekat dengan lapangan proyek untuk langkah-langkah darurat (emergency).
  3. Kontraktor wajib menawarkan kemudahan pengukur suhu tubuh ( thermoscanpencuci), tangan dengan sabun disinfektan ( sanitizer), tissue, masker di kantor dan lapangan proyek bagi para manager, insinyur, arsitek, karyawan/ staf, mandor, pekerja dan tamu proyek.

D. Pelaksanaan Pencegahan Covid19 di Lapangan

  1. Satuan Tugas memasang poster (flyers) baik digital maupun fisik perihal himbauan/ tawaran pencegahan COVID19, mirip mencuci tangan, menggunakan masker, untuk disebarluaskan atau dipasang di daerah-tempat strategis di lapangan proyek.
  2. Satuan Tugas bareng penjelasan, tawaran, kampanye. penawaran khusus teknik pencegahan COVID19 dalam setiap aktivitas penyuluhan K3 pagi hari (safety morning talk).
  3. Satuan Tugas melarang seseorang yang sakit dengan indikasi suhu > 38 derajat Celcius (seluruh manager, insinyur, arsitek, karyawan/ staf, mandor, pekerja dan tamu proyek) datang ke lokasi proyek
  4. Petugas Medis melaksanakan pengukuran suhu tubuh kepada seluruh pekerja, dan karyawan bareng para Satuan Pengaman Proyek (Staff) dan Petugas Keamanan setiap pagi, siang dan sore. Petugas Medis harus memberikan.
  5. Apabila ditemukan manager, insinyur, arsitek, karyawan/ staf, mandor dan pekerja di fapangan proyek terpapar virus COVID19. Petugas Medis dibantu Petugas Keamanan proyek melaksanakan evakuasi dan penyemprotan disinfektan pada daerah, fasilitas, pegangan dan peralatan kerja.
Mari kita lindungi diri dan sesama dari penyebaran virus corona Covid-19, biar mampu bermanfaat bagi rekan-rekan semuanya.

Sumber : Kementerian PUPR



Sumber https://www.arsitur.com/

Selasa, 30 Juni 2020

Pengertian Bouwplank, Alat Dan Materi, Cara Pemasangan

Sahabat Arsitur mungkin pernah mendengar kata bouwplank, bagi sobat yang bergerak dalam bidang konstruksi niscaya tidak asing lagi dengan ungkapan bouwplank, artikel ini akan membahas mengenai Pengertian Bouwplank, Alat dan Bahan untuk pemasangan Bouwplank, Proses pemasangan Bouwplank dan Syarat Bouwplank yang baik untuk proyek.

Pengertian Bouwplank

Sahabat Arsitur mungkin pernah mendengar kata bouwplank Pengertian Bouwplank, Alat dan Bahan, Cara Pemasangan
Pengertian Bouwplank, Alat dan Bahan, Cara Pemasangan

Pengertian Bouwplank ialah sejenis pembatas yang dipakai untuk memilih batas area kerja pada suatu proyek pembangunan. Bouwplank menjadi tanda bentuk dan ukuran bangunan yang hendak dikerjakan. Dengan adanya bouwplank yang sudah terpasang maka kita akan lebih mudah menyaksikan dimana letak pondasi.

Bouwplank yakni bab yang sungguh penting pada suatu proyek dan menjadi kunci kesuksesan pembangunan. Bouwplank mengontrol tata letak tahapan pekerjaan selanjutnya. Kesalahan pemasangan bouwplank mampu berakibat fatal pada jalannya proyek.

Peletakan bouwplank mesti dikerjakan secara cermat dan sesuai dengan gambar kerja, jika terjadi perbedaan dengan keadaan di lapangan, maka pelaksana mesti segera melaporkan pada direksi/kepala proyek sehingga mampu dikerjakan adaptasi.

Alat dan Bahan untuk Pembuatan Bouwplank

Bouwplank mampu kita buat dengan material yang sederhana dan murah seperti kayu kelas C dengan mutu rendah. Bouwplank hanya diperlukan sementara sehingga tidak perlu menggunakan material yang mahal dan permanen. Berikut yaitu beberapa alat dan materi yang dibutuhkan dalam pengerjaan bouwplank :

1) Alat dan Perkakas

- Palu/hammer
- Gergaji tangan
- Selang Waterpass
- Pensil atau spidol
- Pisau untuk meruncingkan patok

2) Bahan dan Material

- Kayu Patok
- Papan kayu kelas C
- Paku
- Benang

Langkah dan Proses Pemasangan Bouwplank :

Berikut akan dijelaskan secara singkat mengenai cara pemasangan bouwplank dan proses pekerjaan bowplank sebagai berikut :

1. Tentukan Batas dan Luas Bangunan

Pertama kita tentukan luas bangunan yang dijadwalkan dengan cara menandai batasan terpinggir bangunan dan bab yang mau dibuatkan pondasi. Ambil jarak keluar dari pinggiran bangunan sekitar 1 meter untuk memasangkan patok tiang bowplank untuk lalu lintas pekerja. Bila tidak memungkinkan, bouwplank juga dapat dipasang semepet mungkin dengan tembok tetangga.

2. Pasang Patok

Tancapkan kayu patok/tiang patok yang telah diruncingkan pada setiap sudut bangunan yang mau dibentuk. Bila di lokasi telah ada perkerasan maka patok mampu dipaku biar tetap tegak dan tidak bergeser selama kurun penggunaan bouwplank. Usahakan titik peletakan patok sudah sesuai gambar atau kode direksi proyek.

3. Tentukan Ketinggian dengan Selang Waterpass

Tentukan letak dan ketinggian pondasi, gunakan pemberian selang waterpass untuk mencari persamaan ketinggian. Caranya yakni berikan tanda berbentukgaris pendil/spidol pada satu tiang patok sesuai tinggi pondasi kemudian gunakan selang waterpass untuk menyamakan ketinggian tersebut. Garis air pada selang memperlihatkan ketinggian, jadi posisikan semoga garis air sama dengan garis tinggi pondasi.

4. Pasang Papan Kayu

Pasang papan kayu pada tiang patok mengelilingi bangunan sehingga membentuk batas. Papan dipasangkan pada arah memanjang. Jika  papan tidak cukup panjang maka mampu disambung dengan menyertakan patok pada sambungan papan kayu. Pastikan papan mempunyai lebar dan tinggi yang serupa alasannya adalah akan menjadi acuan dalam memilih pondasi.

5. Pasang Benang

Pasang paku pada papan kayu yang sudah dikontrol posisinya, lalu bentangkan benang pada paku - paku tersebut untuk memilih sudut atau siku bangunan. Apabila bangunan sudah menyiku sesuai gambar, barulah paku dipasang untuk memilih lebar atas pondasi dan garis as pondasi.

6. Tarik Benang

Pasangkan paku dan tarik benang membentuk gambar batas pondasi yang mau dibentuk. Benang tersebut mampu menjadi tanda bagi pekerja berikutnya untuk menggali pondasi dan menyusun watu pondasi. 

Syarat Pembuatan Bouwplank

Agar sebuah bouwplank bisa berfungsi baik selama proses konstruksi bangunan, maka ada beberapa syarat pemasangan bouwplank yang mesti dipenuhi selaku berikut :
1. Posisi bouwplank mesti utuh meskipun terkena gangguan cuaca mirip hujan, jangan sampai rusak sebab tertimpa atau tersinggung oleh pekerja.
2. Bouwplank hendaknya diletakan pada jarak yang cukup dari posisi penggalian tanah untuk pondasi.
3. Bouwplank mesti mampu memberikan titik-titik batas bangunan
4. Sisi bab atas bouwplank mestinya ada di satu bidang dengan papan bouwplank jika dilihat secara horizntal.
5. Letak bouwplank harus selalu sama dan seragam biar arah hadapnya tertuju ke dalam pada batas bangunan.

Demikianlah mengenai Bouwplank pada bangunan, biar bermanfaat dan mampu memperbesar wawasan teman Arsitur.
Sumber https://www.arsitur.com/

Senin, 22 Juni 2020

Cara Menghitung Ongkos Pencucian Lapangan Dan Peralatan


Sebelum memulai proyek apapun, sebelum membangun apapun maka wajib ada proses pencucian lapangan dan perlengkapan. Pekerjaan pencucian ini seringkali terdengar sepele bila ditujukan untuk proyek kecil-kecilan, tetapi akan sangat berat bila proyek mempunyai lahan yang luas seperti proyek agrowisata atau resort.

Pekerjaan pencucian lapangan dan peralatan terbagi menjadi aktivitas membersihkan lapangan atau lokasi proyek dan pembersihan perlengkapan proyek terutama alat-alat berat yang akan dipakai. Dalam tolok ukur perhitungn analisa keduanya dinyatakan dalam satuan meter persegi (m2). Lokasi proyek harus bebas dari pengotor yang mampu mengusik jalannya pembangunan, seperti adanya sampah bekas bongkaran di lapangan, adanya sampah plastik dan sebagainya.

Cara Menghitung Biaya Pembersihan Lapangan dan Peralatan


Berapa biaya pembersihan lapangan dan perlengkapan ? Hal ini sering menjadi pertanyaan banyak orang saat membangun dalam skala yang cukup besar. Sebelum kita menuju rumus mengkalkulasikan ongkos pembersihan lapangan dan peralatan, ada baiknya kita mengerti dengan baik bagian-bagian dan material yang masuk ke dalam perkiraan ongkos RAB. Dalam masalah ini aku mengambil acuan sebuah proyek penataan tempat agrowisata.

Peralatan pekerjaan pembersihan lapangan

Dalam pekerjaan pencucian lapangan dan perlengkapan tentu tidak ada material yang dibutuhkan alasannya outputnya ialah lokasi proyek yang bersih dan terbebas dari pengotor yang menghambat jalannya proyek. Untuk itu perlengkapan yang diperlukan umumnya berupa :
- Sapu
- Serok
- Pemotong Rumput
- Sekop
- Cangkul
- Excavator
- dll. (sesuai dengan keperluan)

**Catatan : dalam beberapa masalah acara pencucian lapangan dan peralatan melibatkan alat berat seperti Excavator.

Ongkos pembuatan (biaya tukang)

Ongkos pembuatan pembersihan lapangan dan peralatan harus dicatat dan masuk dalam perhitungan ongkos RAB bangunan. Dalam pekerjaan ini ada berbagai jenis tukang/tenaga yang terlibat ialah:
- Pekerja
- Mandor

**Catatan : Komponen mandor mungkin mampu dihilangkan jika dilaksanakan dalam kecil-kecilan alasannya adalah pekerjaan pencucian dianggap cukup mudah dijalankan.

Baca juga : Cara Menghitung Biaya Pembongkaran Beton Bertulang

Cara menghitung volume pekerjaan pencucian lapangan dan peralatan

Volume pekerjaan pencucian lapangan dan peralatan dalam RAB dihitung menurut meter persegi luas lahan yang dibersihkan. Cara mudah mencari volume pekerjaan pencucian lapangan dan perlengkapan ialah dengan mengalikan panjang dan lebar lahan atau dengan menyaksikan statistik luas lahan yang hendak digarap untuk proyek.

Luas Lahan = Panjang Lahan x Lebar Lahan

Rumus biaya pencucian lapangan dan peralatan

Jadi, untuk mengetahui keperluan ongkos pekerjaan pencucian ini, tinggal menjumlahkan unsur ongkos materi dan ongkos tukang. Komponen ongkos bahan dikalikan dengan estimasi harga bahan dan komponen biaya tukang dikalikan dengan perhitungan harga tukang. Maka untuk 1 m2 pembersihan lapangan dan peralatan membutuhkan detail materi, tukang dan biayanya diterangkan pada analisa pekerjaan berikut (SNI 03-2835-2002) :

1 M2 MEMBERSIHKAN LAPANGAN DAN   PERALATAN
NO. URAIAN SATUAN KOEFISIEN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA
A. TENAGA
Pekerja OH 0,1000       95.000,00    9.500,00
Mandor OH 0,0050    130.000,00       650,00
JUMLAH TENAGA   KERJA    10.150,00
B. BAHAN
JUMLAH HARGA BAHAN    -
C. PERALATAN
JUMLAH HARGA ALAT
D. Jumlah (A + B + C)    10.150,00
E. Overhead &   Profit 10 % x D    1.015,00
F. Jumlah (D+E)    11.165,00


**Catatan : Jika menggunakan smartphone, putar layar untuk menyaksikan tabel secara sarat . Harga material dan ongkos tukang yang tercantum dalam tabel yang dipakai mengacu pada harga yang ada saat postingan ini disusun, harga mungkin berubah seiring waktu.

Berdasarkan tabel di atas, mampu kita lihat bahwa harga pencucian lapangan dan peralatan per meter persegi ialah sebesar Rp  11.165,00 / m2

Contoh perkiraan pekerjaan pencucian lapangan dan perlengkapan

Untuk sobat yang ingin tahu bagaimana cara mengkalkulasikan ongkos pembersihan lapangan dan perlengkapan, maka kami berikan teladan lengkapnya perihal perkara mengkalkulasikan volume dan RAB pekerjaan pembersihan lapangan dan perlengkapan pada proyek Agrowisata yang memiliki lahan seluas 10 are yang hendak dibersihkan tanpa menggunakan alat berat.

Baca juga : Cara Menghitung Biaya Pemasangan Bouwplank

Berdasarkan data di atas, kita mampu mengenali luas lahan yang hendak dibersihkan adalah 10 are, maka kita tinggal konversikan satuan are ke meter persegi.

1 are = 10 m2
10 are = 10 x 10 m2 = 100 m2

Setelah ditemukan volume pekerjaannya maka berikutnya adalah mengalikan luas area pekerjaan dengan harga per meter perseginya (sesuai tabel di atas), maka total ongkos pencucian lapangan dan perlengkapan yang dibutuhkan ialah :

Biaya = Luas lahan x harga per meter
Biaya = 100 m2 x Rp 11.165,00 / m2
Biaya = 1.116.500,00 atau dibulatkan menjadi Rp 1.120.000,00

**Catatan : Jangan lupa untuk menyisihkan dana sekitar 5% dari harga perkiraan di atas untuk berjaga-jaga alasannya adalah tolok ukur harga bahan dan ongkos tukang yang digunakan mampu saja naik seiring waktu.

Pekerjaan pencucian lapangan dan peralatan walaupun nominal per meternya dianggap kecil tetapi tetap dihentikan dilupakan begitu saja dalam RAB, utamanya utuk penataan daerah yang luasnya mampu berhektar-hektar sehingga nilai pekerjaan pencucian lapangan dan peralatan juga akan menjadi mahal.

Demikianlah tentang cara mengkalkulasikan ongkos pencucian lapangan dan peralatan, supaya berguna dan dapat memperbesar pengetahuan. Meskipun pekerjaan pencucian ini sejatinya bukan pekerjaan utama dalam proyek, tetapi ini sungguh penting dalam tahap awal proyek.
Sumber https://www.arsitur.com/

Jumat, 12 Juni 2020

Biaya Tukang Harian Vs Tukang Borongan, Mana Yang Lebih Hemat Biaya ?

Sahabat Arsitur mungkin sering bertanya, lebih mahal tukang harian apa tukang borongan ? Membangun rumah yaitu aktivitas yang cukup kompleks, banyak yang harus disiapkan dan juga diperhatikan. Kita tidak mampu selalu bergantung dengan adanya RAB.

Dalam pelaksanaan pembangunan sering kita temui dilema siapa tukang yang hendak bekerja, apakah seharusnya dibayar borongan atau harian ? Pekerjaan apa saja yang mesti menggunakan tukang borongan dan tukang harian ? Berikut yakni anjuran menurut pengalaman aku di proyek :

Tukang Harian vs Tukang Borongan, Mana yang Lebih Murah ?

Jika Sahabat bukan orang teknik atau orang yang pernah mengatasi pembangunan rumah, usahakan menyewa jasa pengawas teknik atau pengawas bangunan (bisa dari lulusan sipil atau arsitek yang berpengalaman). Tujuannya biar pembangunan dapat terkendali dari segi biaya, mutu serta waktu pelaksanaan. Daripada teman harus sakit kepala setiap kali ada hambatan.

Usahakan pengawas datang dan memeriksa saban hari utamanya dikala suatu item pekerjaan dimulai (misalnya pekerjaan cor beton). Pengawas bisa dibayar harian/bulanan atau per tiba atau dikontrak untuk satu kali proyek dari awal sampai simpulan. Biayanya mulai 200 ribu per meter luas bangunan.

Baca juga :  Pilih Kontraktor atau Mandor ? Yang Mana Lebih Baik ?

Untuk pekerjaan bowplank (penentuan sikuan dan level bangunan), lebih baik memakai tukang yang dibayar harian. Item pekerjaan ini termasuk pekerjaan yang ringan, cepat dilakukan, tetapi memerlukan kemampuan khusus. Karna itu harga borongannya cukup mahal sehingga bisa menambah beban biaya yang lain.
   
Untuk pekerjaan pondasi (telapak/menerus) mulai dari galian sampai pasangan, serta urugan lantai lebih baik memakai tukang yang dibayar borongan. Item pekerjaan ini cukup berat dan membutuhkan waktu cukup lama namun tidak memerlukan keahlian khusus. Karena itu borongan yaitu opsi terbaik. Kalau menggunakan tukang harian dikhawatirkan akan usang dan progres tukang kurang efektif.

Untuk pekerjaan Pembesian dan pasangan dinding (bata/batako/bata ringan), lebih baik memakai tukang yang dibayar borongan. Item pekerjaan ini juga cukup berat dan memakan waktu lama. Selain itu, pekerjaan tersebut membutuhkan sedikit keterampilan khusus.

Untuk pekerjaan atap sebaiknya menggunakan tukang yang dibayar harian. Pekerjaan ini tergolong ringan, cepat tetapi butuh keterampilan yang tinggi, sehingga harga borongannya mahal. Contohnya atap baja ringan dengan genteng beton pada rumah ukuran 10 x 10 m hanya butuh waktu 6 hari paling lama. Namun biaya borongannya per m2 rata-rata yakni 65 ribu. Kaprikornus sepekan teman bisa habiskan anggaran 6.5juta. Kalau harian dengan 3 tukang, per harinya dibayar 150 ribu/tukang x 3 = 450rb x 6 hari = 2.7 juta. Bisa berhemat hampir 3 juta.

Baca juga : Arsitek VS Insinyur : Apa Perbedaan Keduanya

Untuk Pekerjaan plasteran dan acian, lebih baik menggunakan tukang yang dibayar harian. Pekerjaan ini ringan tetapi butuh keterampilan yang cukup tinggi. Namun jangan lupa berikan sasaran ke tukangnya untuk solusi plaster kapan mesti selesai. Kemampuan rata-rata tukang menuntaskan plasteran per hari sekitar 10m2/tukang. Sementara bila dibayar borongan, rata2 biaya per meter adalah 30 ribu hingga 35 ribu.

Untuk Pekerjaan instalasi listrik dan pipa, memang lebih baik memakai tukang borongan alasannya jarang ada tukang harian untuk pekerjaan MEP. Jika pun memakai tukang harian umumnya akan jatuh lebih mahal ongkosnya.

Untuk Pekerjaan plafon, lebih baik memakai tukang yang dibayar harian. Ini juga tergolong item pekerjaan yang ringan dan cepat, tetapi membutuhkan keterampilan yang tinggi. Per m2 pekerjaan plafon gypsum umumnya dihargai mulai 50 ribu/m2 sampai 75 ribu/m2 (sudah plafon + rangka hollow). Untuk lis plafon dihargai mulai 15 ribu/m. Untuk rumah ukuran 10 x 10 m dengan 3 kamar tidur, 2 kmr mandi, mampu dituntaskan pekerjaan plafonnya dalam waktu 6 hari dengan 3 orang pekerja.

Untuk Pekerjaan keramik, lebih baik dibayar harian. Biaya keramik per meter persegi ialah 45 ribu. Sedangkan rata-rata tukang yang melakukan pekerjaan dengan rapi, per harinya paling sedikit mampu menuntaskan pasangan keramik sekitar 5 m2.

Baca juga : Tips Memilih Kontraktor Bangunan dengan Konsep 5P

Untuk Pekerjaan kusen pintu dan jendela lebih baik dibayar dengan metode borongan. Rata-rata biaya pekerjaan borongan, 1 kusen pintu dan jendela, 50 ribu per frame + pasang. Rata-rata 1 tukang yang pekerjaannya rapi mampu menyelesaikan 3 frame + pasang dalam sehari. Diatas itu alhasil akan kurang elok. Kaprikornus bila ada 2 tukang yang melaksanakan, paling tidak dalam sehari mereka mampu menuntaskan 6 frame kusen.

Untuk Pekerjaan cat dan waterproofing  seharusnya jangan dibayar harian, sebab nantinya pekerjaan ini mampu dibentuk lama simpulan, padahal mampu dijalankan dengan segera. Sebaiknya pribadi ditawar borongan 1 rumah tamat dengan harga yang masuk logika. Sebagai perbandingan, bila sistem borongan meteran, per m2 Pekerjaan cat ini mengkonsumsi ongkos sekitar 15 ribu saja. Kalau borongan 1 rumah sekalian, sobat mampu menerima diskon hingga 20% lebih hemat biaya dibandingkan dengan borongan meteran.

Untuk pekerjaan pembongkaran dan pencucian telah terperinci memakai sistem borongan. Jika memakai sistem dibayar harian tentu saja ongkosnya akan membengkak jauh lebih mahal.

Demikianlah perbandingan antara tukang harian vs tukang borongan. Semoga dengan postingan ini teman mampu memahami lebih terang bagaimana harus membayar upah tukang bila membangun rumah sendiri.
Sumber https://www.arsitur.com/

Sabtu, 06 Juni 2020

Kamus Daftar Istilah Pada Teknik Konstruksi Bangunan

Apakah teman masih aneh dengan beberapa istilah dalam dunia konstruksi ? Berikut ini merupakan perumpamaan yang sering timbul dalam bidang teknik konstruksi serta artinya secara singkat.

Kamus Istilah dalam Teknik Konstruksi


Abutment - bab bawah rujukan struktur jembatan Agregat adonan - materi watu-batuan yang netral (tidak bereaksi) dan merupakan bentuk sebagian besar beton (misalnya: pasir, batu, kerikil- pecah, basalt)

AISC - abreviasi dari American Institute of Steel Construction

AISCS - Spesifikasi-spesifikasi yang dikembangkan oleh AISC, atau kependekan dari American Institute of Steel Construction Specification

ASCE - akronim dari American Society of Civil Engineering ialah suatu perkumpulan teknik sipil di Amerika

ASTM - abreviasi dari American Society of Testing and Materials ialah perkumpulan di Amerika yang memperlihatkan standar-standar untuk material bangunan. Standar dari ASTM sering juga dijadikan pola oleh SNI dalam membuat tolok ukur tentang material dan sistem konstruksi yang ada di Indonesia.

Balok - unsur struktur linier horisontal yang akan melendut akhir beban transversal

Balok Induk - balok utama yang menopang sistem struktur, berskala paling besar

Balok Anak - balok bantuan yang menolong menopang pelat lantai beton yang terlalu lebar bentangannya, ukurannya lebih kecil dari balok induk

Balok spandrel - balok yang mendukung dinding luar bangunan yang dalam beberapa hal mampu juga menahan sebagian beban lantai

Batas Atterberg - besaran kadar air (%) untuk menandai keadaan konsistensi tanah ialah terdiri dari batas cair (Liquid Limit / LL), bata plastis (Plastic Limit/ PL) maupun batas susut (shirinkage Limit).

Batas Cair - besaran kadar air tanah uji (%) dimana dilaksanakan ketukan sebanyak 25 kali menimbulkan alur tanah pada cawan Cassangrade berimpit 1.25 cm (1/2 inch).

Batas Plastis - besaran kadar air tanah sehingga saat dijalankan pilinan pada pola tanah sampai 0 3 mm mulai terjadi retakan dan tidak putus

Beban - sebuah gaya yang melakukan pekerjaan dari luar

Beban hidup - semua beban yang terjadi balasan pemakaian dan penghunian suatu gedung, tergolong beban-beban pada lantai yang berasal dari barang-barang yang mampu berpindah dan/atau beban akibat air hujan pada atap

Beban mati - berat semua bagian dari suatu gedung yang bersifat tetap, termasuk segala beban perhiasan, finishing, mesin-mesin serta peralatan tetap yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari gedung tersebut

Beton - sebuah material komposit yang terdiri dari gabungan beberapa materi watu-batuan yang direkatkan oleh bahan-ikat, adalah dibentuk dari agregat campuran (halus dan kasar) dan ditambah dengan pasta semen (semen +air) selaku bahan pengikat.

Beton Bertulang - beton yang diperkuat dengan tulangan, didesain selaku dua material berbeda yang mampu melakukan pekerjaan bersama untuk menahan gaya yang melakukan pekerjaan padanya.

Beton Cast-in-place - beton yang dicor eksklusif pada posisi dimana ia diposisikan. Disebut juga beton cast- in situ.

Beton Precast - beton yang dicor di daerah yang berbeda dengan site, umumnya di daerah yang berdekatan dengan lokasi site Beton Prestressed - beton yang mempunyai suplemen tegangan tekan longitudinal melalui gaya tarik pada serat yang diberi pra-tegang di sepanjang bagian strukturnya.

Beton struktural - beton yang digunakan untuk menahan beban atau untuk membentuk suatu bab integral dari sebuah struktur. Fungsinya berlawanan dengan beton insulasi (insulating concrete).

Bracing - konfigurasi batang-batang kaku yang berfungsi untuk menstabilkan struktur terhadap beban lateral

Ceiling - istilah untuk langit-langit bagian dalam bangunan

Cincin tarik (cincin containment) - cincin yang berada di bab bawah struktur cangkang, berfungsi selaku pengaku

Daktilitas - adalah kemampuan struktur atau komponennya untuk melakukan deformasi inelastis bolak-balik berulang di luar batas titik leleh pertama, sambil menjaga sejumlah besar kemampuan daya dukung bebannya;

Defleksi - lendutan balok balasan beban

Dilatasi - pemutusan kekerabatan struktur bangunan yang terlalu panjang, untuk menghindari efek gempa

Dinding geser (shear wall, structural wall) - dinding beton dengan tulangan atau pra-tegang yang mampu menahan beban dan tegangan, khusunya tegangan horisontal akibat beban gempa.

Faktor reduksi - sebuah aspek yang dipakai untuk mengalikan kuat nominal untuk menerima kuat planning;

Gaya tarik - gaya yang mempunyai kecenderungan untuk menawan bagian hingga putus.

Gaya tekan - gaya yang condong untuk mengakibatkan hancur atau tekuk pada elemen. Fenomena ketidakstabilan yang menyebabkan unsur tidak mampu menahan beban aksesori sedikitpun bisa terjadi tanpa kelebihan pada material disebut tekuk (buckling).

Geser - kondisi gaya yang berkaitan dengan aksi gaya-gaya bertentangan arah yang menjadikan satu bagian struktur tergelincir terhadap bab di dekatnya. Tegangan geser umumnya terjadi pada balok.

Girder - susunan gelagar-gelagar yang lazimnya berisikan kombinasi balok besar (induk) dan balok yang lebih kecil (anak balok)

Goyangan (Sideways) - fenomena yang terjadi pada rangka yang memikul beban vertikal. Bila sebuah rangka tidak berupa simetris, atau tidak dibebani simetris, struktur akan mengalami goyangan (translasi horisontal) ke salah satu segi.

HPS - singkatan dari high-performance steel, merupakan sebuah tipe kualitas baja

HVAC - kependekan dari Heating, Ventilating, Air Conditioning, yakni hal yang bekerjasama dengan metode pemanasan, tata udara dan pengkondisian udara dalam bangunan

Joist - susunan gelagar-gelagar dengan jarak yang cukup dekat antara satu dan yang yang lain, dan umumnya berfungsi untuk menahan lantai atau atap bangunan. Biasanya dikenal sebagai balok anak atau balok sekunder.

Kolom - bagian struktur linier vertikal yang berfungsi untuk menahan beban tekan aksial

Kolom praktis - kolom yang berfungsi untuk menjaga dinding non struktural

Komposit - tipe konstruksi yang memakai komponen-bagian yang berbeda, contohnya beton dan baja, atau memakai variasi beton cast-in situ dan pre-cast, dimana bagian yang dikombinasikan tersebut bekerja bersama sebagai satu unsur struktural.

Kuat nominal - kekuatan suatu unsur struktur atau penampang yang dijumlah berdasarkan ketentuan dan perkiraan sistem perencanaan sebelum dikalikan dengan nilai aspek reduksi kekuatan yang cocok

Kuat perlu - kekuatan suatu unsur struktur atau penampang yang diharapkan untuk menahan beban terfaktor atau momen dan gaya dalam yang berkaitan dengan beban tersebut dalam suatu variasi mirip yang ditetapkan dalam metode ini

Kuat rencana - kuat nominal dikalikan dengan sebuah aspek reduksi kekuatan

Kuat tarik leleh - besar lengan berkuasa tarik leleh minimum yang disyaratkan atau titik leleh dari tulangan dalam MPa

Kuat tekan beton yang disyaratkan (fC’ ) - besar lengan berkuasa tekan beton yang ditetapkan oleh perencana struktur (benda uji berupa silinder diameter 150 mm dan tinggi 300 mm), untuk dipakai dalam penyusunan rencana struktur beton, dinyatakan dalam satuan MPa.

Las tumpul penetrasi sarat - sebuah las tumpul, yang fusinya terjadi diantara material las dan metal induk, meliputi seluruh ketebalan sambungan las

Las tumpul penetrasi sebagian - sebuah las tumpul yang kedalaman penetrasinya kurang dari seluruh ketebalan sambungan;

Lentur - kondisi gaya kompleks yang berhubungan dengan melenturnya unsur (lazimnya balok) selaku balasan adanya beban transversal. Aksi lentur menjadikan serat-serat pada segi unsur memanjang, mengalami tarik dan pada sisi lainnya akan mengalami tekan, keduanya terjadi pada penampang yang sama.

Lintel - balok yang membujur pada tembok yang biasanya berfungsi untuk menahan beban yang ada di atas kudapan-tajil dinding mirip pintu atau jendela

LRFD - akronim dari load and resistance factor design.

Modulus elastisitas - rasio tegangan normal tarik atau tekan terhadap regangan yang timbul balasan tegangan tersebut.

Momen - gaya memutar yang bekerja pada suatu batang yang dikenai gaya tegak lurus akan menciptakan gaya putar (rotasi) kepada titik yang berjarak tertentu di sepanjang batang.

Momen puntir - momen yang melakukan pekerjaan sejajar dengan muka melintang batang.

Momen kopel - momen pada suatu titik pada gelegar

Mortar - campuran antara semen, agregat halus dan air yang sudah mengeras

Plat Komposit - plat yang dalam aksi menahan bebannya dijalankan oleh agresi komposit dari beton dan plat baja / steel deck selaku tulangannya.

Pondasi - bab dari konstruksi bangunan bagian bawah (sub-structure) yang menyalurkan beban struktur dengan kondusif ke dalam tanah.

Rangka batang ruang - struktur rangka batang yang berupa tiga dimensional, membentuk ruang

Rangka kaku - sebuah rangka struktur yang gaya-gaya lateralnya dipikul oleh metode struktur dengan sambungan-sambungannya direncanakan secara kaku dan komponen strukturnya direncanakan untuk memikul imbas gaya aksial, gaya geser, lentur, dan torsi;

Rangka tanpa Bracing (Unbraced frame) - sistem rangka dimana defleksi lateral yang terjadi padanya tidak ditahan oleh pengaku atau dinding geser (shear wall)

Sag - simpangan yang terjadi pada struktur kabel, yang merupakan tinggi lengkungan struktur tersebut

Sengkang - tulangan yang dipakai untuk menahan tegangan geser dan torsi dalam sebuah unsur struktur,

SNI - kependekan dari Standar Nasional Indonesia

Spesi-beton - campuran antara semen, agregat gabungan (halus dan bernafsu) dan air yang belum mengeras

Spesi-mortar - campuran antara semen, agregat halus dan air yang belum mengeras

Struktur bangunan - bab dari suatu sistem bangunan yang melakukan pekerjaan untuk menyalurkan beban yang diakibatkan oleh adanya bangunan di atas tanah.

Struktur Balok dan Kolom (post and beam) - sistem struktur yang terdiri dari unsur struktur horisontal (balok) diletakkan sederhana di atas dua komponen struktur vertikal (kolom) yang ialah konstruksi dasar

Struktur Cangkang - bentuk struktural berdimensi tiga yang kaku dan tipis serta memiliki permukaan lengkung.

Struktur Grid - salah satu analogi struktur plat yang ialah struktur bidang, secara khas terdiri dari unsur-bagian linier kaku panjang mirip balok atau rangka batang, dimana batang-batang tepi atas dan bawah terletak sejajar dengan titik hubung bersifat kaku.

Struktur Funicular - sistem struktur yang berbentuk seperti tali, kurva atau kumpulan segmen unsur-elemen garis lurus yang membentuk lengkung

Struktur Membran - konfigurasi struktur yang terbentuk dari lembaran tipis dan fleksibel.

Struktur Plat - struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolit yang tingginya relatif kecil ketimbang dimensi-dimensi lainya.

Struktur Rangka Batang - susunan unsur-komponen linier yang membentuk segitiga atau kombinasi segitiga, sehingga menjadi bentuk rangka yang tidak mampu berubah bentuk jika diberi beban eksternal tanpa adanya perubahan bentuk pada satu atau lebih batangnya.

Struktur Rangka Kaku (rigid frame) - struktur yang terdiri atas elemen- elemen linier, lazimnya balok dan kolom, yang saling dihubungkan pada ujung-ujungnya oleh joints (titik hubung) yang mampu menghalangi rotasi relatif di antara elemen struktur yang dihubungkannya.

Struktur Tenda - bentuk lain dari konfigurasi struktur membran, dapat berbentuk sederhana maupun kompleks dengan menggunakan membran- membran.

Struktur Vierendeel - struktur rangka kaku yang digunakan secara horisontal. Struktur ini tampak seperti rangka batang yang batang diagonalnya dihilangkan. Perlu dikenang bahwa struktur ini ialah rangka, bukan rangka batang. Jadi titik hubungnya kaku.

Sub-structure - struktur bagian bawah. Pada struktur jembatan merupakan bab yang mendukung bentang horisontal

Super-structure - struktur bab atas. Pada struktur jembatan, ialah bab struktur yang terdiri dari bentang horisontal.

Sway Frame - suatu rangka yang memiliki respon terhadap gaya horisontal dalam bidang tidak cukup kaku untuk menghindari terjadinya komplemen gaya internal dan momen dari pergantian horisontal, sehingga memungkinkan terjadinya goyangan (sway)

Tegangan - intensitas gaya per satuan luas

Tegangan tumpu (bearing frustasi) - tegangan yang muncul pada bidang kontak antara dua unsur struktur, kalau gaya-gaya disalurkan dari satu unsur ke komponen lainnya. Tegangan-tegangan yang terjadi mempunyai arah tegak lurus permukaan bagian.

Tegangan utama (principle stresses) - interaksi antara tegangan elastis dan tegangan geser mampu merupakan tegangan wajar tekan atau tarik, yang disebut selaku tegangan utama.

Tinggi efektif penampang (d) - jarak yang diukur dari serat tekan terluar sampai titik berat tulangan tarik

Titik hubung (joint) - titik pertemuan batang-batang unsur struktur, dimana titik ini ialah konferensi gaya-gaya yang terjadi pada komponen struktur tersebut

Tendon - komponen baja misalnya kawat baja, kabel batang, kawat untai atau suatu bundel dari elemen-bagian tersebut, yang digunakan untuk memberi gaya prategang pada beton

Torsi - puntiran yang timbul pada unsur struktur apabila padanya diberikan momen puntir langsung atau secara tak pribadi. Tegangan tarik maupun tekan akan terjadi pada unsur yang mengalami torsi.

Triangulasi - konfigurasi struktur segitiga yang bersifat stabil, tidak mampu berganti bentuk atau runtuh

Tulangan - batang, kawat atau bagian lain yang ditambahkan pada beton untuk memperkuat beton menahan gaya.

Tulangan polos - batang baja yang permukaan sisi luarnya rata, tidak bersirip dan tidak berukir

Tulangan ulir - batang baja yang permukaan segi luarnya tidak rata, namun bersirip atau berukir

Tulangan spiral - tulangan yang dililitkan secara menerus membentuk sebuah ulir lingkar silindris

Un-sway Frame - suatu rangka yang mempunyai respon terhadap gaya horisontal dalam bidang cukup kaku untuk menghindari terjadinya komplemen gaya internal dan momen dari pergantian horisontal tersebut.

Umur bangunan - masa/waktu selama sebuah struktur dipersyaratkan untuk tetap berfungsi mirip yang direncanakan;

Baca juga : Latihan Soal dan Jawaban wacana Bangunan Gedung

Referensi :
Ariestadi, Dian. 2008. Teknik Struktur Bangunan Jilid 1 untuk Sekolah Menengah kejuruan. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Artikel di www.arsitur.com

Sumber https://www.arsitur.com/