Tampilkan postingan dengan label landscape. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label landscape. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juni 2021

Smart Palm Ini Menawarkan Wifi, Stasiun Pengisian, Dan Peneduh Di Dubai

'Smart Palm' yang sudah dipasang di seluruh Dubai.

Bukan rahasia lagi bahwa energi matahari membuat perkembangan positif di seluruh dunia. Dengan perusahaan seperti SolarCity yang disokong Elon Musk menyertakan kemudahan dan panache ke industri muda, nampaknya lebih banyak orang mengetahui peluangtak terbatas yang dihasilkan oleh sinar matahari. 

Serupa dengan cara, dikala negara menjelajahi bumi untuk menerima minyak, perlombaan untuk teknologi energi terbarukan mempunyai rasa urgensi. Pemenang dalam game ini akan memiliki kekuatan lebih besar yang berasal dari teknologi gres, serta pekerjaan gres dan keselamatan energi yang lebih besar.

Baca juga :  7 Teknologi Smart Home yang Membuat Rumah Lebih Canggih

Itulah salah satu argumentasi terbesar mengapa Uni Emirat Arab - sebuah negara di antara negara-negara kaya minyak teratas di dunia - mengalihkan beberapa fokus investasinya ke energi surya. Dan melakukannya dengan cara yang orisinil.

Saat Dubai bersiap untuk World Expo 2020, sebuah konsep pohon "Smart Palm" sudah dipasang di seluruh kota. Perangkat yang diberi nama dari desain seperti pohon palem, memakai energi matahari untuk menyediakan free wi-fi, stasiun pengisian bahan bakar, dan tempat duduk dan tempat teduh yang sungguh diperlukan dari panas terik di wilayah ini (suhu umumnya melambung ke 90s / 100s di demam isu panas). 

Terletak di pantai dan di piazza publik, pohon Smart Palm juga memiliki beberapa fitur keamanan: Setiap unit dilengkapi dengan kamera 360 derajat serta tombol darurat untuk menginformasikan pihak berwenang. Terlebih lagi, layar sentuh menyediakan info kota dan pesan publik yang penting dari pemerintah.

Sampai dikala ini, sekitar 50 pohon palem arif telah dipasang di seluruh kota. Panel yang terletak di atas pohon palem, mempunyai energi yang cukup untuk menyalakan lampu LED hijau di malam hari. Hal ini tidak cuma menciptakan pepohonan secara estetika menggembirakan, tetapi juga membuat mereka lebih mudah dimengerti pada malam hari.

Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 22 April 2021

Klasifikasi Jenis Agrowisata

Agrowisata merupakan sebuah bentuk aktivitas pariwisata yang mempergunakan usaha agro (agrobisnis) sebagai objek wisata dengan tujuan untuk memperluas wawasan, pengalaman, wisata dan kekerabatan perjuangan di bidang pertanian. Jenis penjabaran Agrowisata sendiri dapat dibagi menjadi 6 jenis (Institut Pertanian Bogor, 2013), ialah:

1. Agrowisata Perkebunan

 Agrowisata merupakan sebuah bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan usaha agro  Klasifikasi Jenis Agrowisata
Agrowisata Perkebunan

Kegiatan wisata dalam golongan ini mampu dilaksanakan dalam bentuk acara pra bikinan (pembibitan), pemeliharaan dan pasca produksi (pengelolaan dan penjualan). Beberapa daya tarik perkebunan selaku obyek wisata yakni selaku berikut, pesona historis bagi rekreasi alam, pemandangan alam yang indah dan berhawa sejuk, cara tradisional dalam penanaman, pemeliharaan dan pengolahan dan jenis tanaman yang tidak dimiliki oleh negara asal pelancong luar negeri.

Potensi perkebunan yang ada ialah modal dasar yang kesemuanya dapat dibungkus untuk disuguhkan menjadi atraksi Agrowisata yang mempesona. Dalam rangka membuat Agrowisata perkebunan bagian-unsur yang mesti diamati adalah budidaya tumbuhan perkebunan, penataan kebun dan ketersediaan kemudahan penunjangnya. Sedangkan salah satu acuan kawasan agrowisata di Indonesia yang telah terbentuk yakni di Kusuma Agrowisata Batu, Jawa Timur.

2. Agrowisata Hortikultura

Kegiatan wisata ini adalah suatu kegiatan rekreasi di kawasan pertanian tanaman hortikultura dan flora hias yang mampu juga mampu berupa paket kunjangan ke kebun buah-buahan dan kebun bunga. Para turis dapat menikmati buah-buahan dengan cara memetik sendiri, dan juga mampu melihat secara langsung berbagai teknologi pembuatan yang ada. Hal serupa juga mampu dikerjakan pada taman bunga dengan panorama yang indah.

3. Agrowisata Tanaman Pangan

Pertanian tanaman pangan terdiri dari pertanian pangan di lahan lembap dan di lahan kering. Komoditas yang dihasilkan di lahan basah adalah padi, sedangkan di lahan kering dataran rendah komoditasnya adalah jagung, kedelai dan kacang tanah, serta di dataran tinggi biasanya komoditas yang dihasilkan yakni sayuran seperti kol, lobak, daun bawang dan wortel. Berbagai hal tersebut mampu menjadi daya tarik rekreasi yang dapat dikembangkan dalam lingkup tanaman pangan serta mampu diseleksi secara spesifik untuk dapat dikombinasikan dengan daya tarik rekreasi yang lain (Che, 2005).

4. Agrowisata Perikanan

Agrowisata perikanan merujuk pada penyediaan fasilitas rekreasi dan rekreasi bagi wisatawan mulai dari penangkapan komoditas perikanan sampai penyajiannya untuk siap disantap. Para turis mampu melihat kecerdikan daya ikan dan melaksanakan kegiatan menangkap ikan seperti memancing dan menjaring. Pengusahaan perikanan mencakup perikanan budidaya dan perikanan penangkapan. Perikanan budidaya terdiri dari bak air tenang, bak air deras, sawah (minapadi), jaring terapung, keramba, bak pembenihan dan tambak.

Perikanan penangkapan berisikan penangkapan ikan di perairan umum (rawa, danau, sungai) dan perairan maritim. Sebuah studi di Bonne Bay, Kanada menawarkan adanya keinginan dari turis yang berkunjung ke sana untuk melihat bagaimana ikan ditangkap dan diproses. Pengunjung ingin dikirim dalam perahu penangkapan, ditemani menangkap ikan dan akibatnya disuguhkan sebagai sajian mereka. Karena itu Ryan (2010) menyatakan kesempatanAgrowisata perikanan dimulai dari penangkapan komoditas perikanan yang dilanjutkan pembuatan hingga penyajiannya sebagai sebuah menu untuk para pelancong tersebut.

5. Agrowisata Peternakan

Wisata jenis ini merupakan kegiatan usaha yang bertujuan untuk mempelajari cara-cara beternak tradisional maupun secara terbaru. Usaha peternakan yang dilaksanakan mampu berbentukternak besar mirip sapi (potong dan perah), kerbau dan kuda serta ternak kecil seperti kambing, domba, babi, ayam (ras, petelor, ras pedaging, buras) dan itik.

Agrowisata jenis ini lebih banyak tercakup dalam farm-tourism yang antara lain mencakup kegiatan berburu binatang, berkuda dan hidangan panorama kehidupan liar alami (Oredegbe dan Fadeyibi, 2009). Sebagai pola rekreasi ternak yang terdapat di kaki Gunung Tangkuban Perahu bernama ”little farmer” yang menghidangkan rekreasi binatang-binatang ruminansia seperti sapi, kelinci, hamster dan sebagainya.

6. Agrowisata Perhutanan

Hutan merupakan bab lingkungan pedalaman yang sering dipakai sebagai sasaran wisata dan rekreasi. Agrowisata jenis ini umumnya terkait dengan hutan bikinan ataupun hasil tumbuhan hutan seperti Mahoni, Jati, Pinus, Rasamala, Rimba dan Damar. Disamping itu, acara-acara rekreasi yang cuma mampu dilaksanakan dihutan juga merupakan pesona Agrowisata ini, antara lain melihat dan berburu hewan, petik jamur dan berry, orientasi alam maupun studi alam (Font and Tribe, 1999).

Bagi tempat yang mempunyai tempat hutan seperti daerah Suaka Margasatwa, Cagar Alam dan Kebun Raya, pemanfaatan kawasan tersebut dalam kaitannya dengan pengembangan tempat agrowisata perhutanan diarahkan khusus untuk rekreasi ilmiah dalam rangka acara observasi dan pendidikan. Hal ini karena di dalam tempat hutan tersebut terdapat bermacam-macam jenis tanaman dan fauna yang dilindungi.

Demikianlah Mengenai Klasifikasi Jenis Agrowisata, supaya berfaedah dan terima kasih.

Sumber https://www.arsitur.com/

Senin, 22 Maret 2021

Ruang Luar Atau Ruang Outdoor

Artikel ini akan membahas teori wacana ruang luar atau ruang outdoor. Masa dalam arsitektur ialah bagian tapak/site yang tersusun dari masa berupa bangunan maupun vegetasi. Keduanya baik secara individual maupun berkelompok menjadi unsur pembentuk ruang luar atau ruang outdoor. Berikut akan dijabarkan perihal ruang luar.

 Artikel ini akan membahas teori tentang ruang luar atau ruang outdoor Ruang Luar atau Ruang Outdoor
Ruang Luar atau Ruang Outdoor

Ruang Luar

Ruang Luar ialah ruang yang terbentuk oleh batas horizontal bawah (bentang alam mirip tanah) dan batas vertikal (kala bangunan dan vegetasi). Masa berbentukbangunan atau vegetasi dan ruang luar yang terbentuk diantaranya. Keduanya perlu disusun dan diintegrasikan dalam site untuk mampu menciptakan lingkungan residensial yang baik.

Jenis Ruang Luar

Jenis ruang luar diklasifikasikan lewat beberapa cara sehingga setiap klasifikasi membedakan jenis ruang luar dengan sistem tertentu mirip fungsi atau aktivitas yang dijalankan pada ruang tersebut. Berikut ialah Jenis Ruang luar menurut beberapa penjabaran.

Baca juga : Jenis Tanaman Hias untuk Rumah Perkotaan Agar Lebih Asri

Jenis Ruang Luar Berdasarkan Kegiatan

Berdasarkan jenis aktivitas yang ditampungnya, ruang luar mampu dibedakan menjadi beberapa macam. Berikut jenis-jenis ruang luar berdasarkan kegiatannya :

Ruang Aktif

Ruang Aktif ialah ruang-ruang yang dibuat untuk difungsikan selaku ruang untuk kegiatan olah raga, jalan, dan bermain. Ruang luar ini dapat berbentuk: plaza, playround, lapangan Olah Raga, sidewalk.

Ruang Pasif

Ruang pasif adalah ruang-ruang yang dibuat bukan difungsikan sebagai kawasan manusia melakukan kegiatan utama. Ruang luar ini dapat berbentuk mirip taman pasif, area hijau terbuka untuk peresapan air hujan.

Baca juga : Pengaruh Pohon dan Akarnya di Dekat Bangunan

Jenis Ruang Luar Berdasar fungsinya

Ruang luar juga mampu dikategorikan sesuai dengan fungsinya. Berikut yakni jenis ruang luar menurut fungsinya :

Fungsional

Ruang Luar Fungsional ialah ruang luar yang sebgaja dibentuk dengan adanya fungsi/guna untuk melakukan acara tertentu. Fungsi/guna tersebut contohnya selaku berikut :
  • ruang aktif mirip tempat untuk bermain dan olah raga
  • tempat peralihan kegiatan atau menanti
  • fasilitas penghubung antar bangunan
  • selaku pembatas antar bangunan
  • selaku pengatur jarak antar bangunan

Ekologis

Ruang luar ekologis artinya ruang luar dibentuk dengan pendapatfungsi ekologisnya. FUngsi ini terkait dengan pelestarian lingkungan dan pemeliharaan alam yang dimulai dari kecil-kecilan ialah bangunan. Berikut ialah fungsi ruang luar berdasarkan segi ekologisnya :
  • sumber penyegaran udara (menyerap CO2
  • dan menghasilkan O2)
  • sebagai penyerap dan pengendali air hujan
  • dan banjir
  • sebagai pengendali ekosistem tertentu
  • sebagai pelunak/pelembut massa bangunan

Demikianlah klarifikasi tentang Ruang Luar, semoga bermanfaat dan memperbesar wawasan. Jangan lupa untuk like dan follow sosial media kami dan share artikel ini untuk teman-sahabat sekalian.

Sumber https://www.arsitur.com/

Rabu, 10 Maret 2021

Kiat Memelihara Taman Vertikal Di Rumah

Bila di rumah kampung kita mempunyai banyak ruang untuk menanam tumbuhan maka tidak begitu halnya dengan di rumah urban. Taman vertikal ialah salah satu solusi untuk berkebun di rumah urban yang padat dan sempit.

Taman vertikal dapat dibuat dengan sistem kantung ataupun melekat di tembok. Taman vertikal juga mampu menggunakan media tanah maupun media air atau hidroponik. Semuanya tergantung terhadap keperluan Anda.

Tips Memelihara Taman Vertikal di Rumah

 Bila di rumah kampung kita memiliki banyak ruang untuk menanam tanaman maka tidak begitu  Tips Memelihara Taman Vertikal di Rumah
Vertikal Garden dengan metode hidroponik

Taman vertikal  memang butuh perawatan yang tinggi Agar flora tetap hidup dan produktif. Ternyata masih banyak yang mengenalkan tentang perawatan Taman vertikal ini. Berikut aku hidangkan tips merawat taman vertikal yang gampang dan menyenangkan.

Baca juga : Manfaat Taman Vertikal bagi Rumah Anda

Ketahui apa yang Anda tanam

Tips perawatan selanjutnya ialah dengan mengetahui Tanaman apa yang Anda tanam pada taman vertikal anda. Jenis tumbuhan bunga lazimnya tidak terlampau memerlukan perawatan yang intensif. Bila anda menanam jenis sayur dan buah yang akan dikonsumsi maka perlu dijaga kebersihannya. Jangan biarkan serangga menggerogoti daun tanaman. Beberapa tumbuhan tertentu memerlukan perlakuan khusus. Jadi ketahuilah jenis tumbuhan yang anda tanam pada taman vertikal.

Sistem taman vertikal

Tips perawatan pertama dan yang terpenting anda harus mengenali sistem Taman vertikal yang Anda gunakan. Bila memakai media tanah maka pastikan penyiraman nya cukup sering dilaksanakan semoga tumbuhan tidak kering. Bila memakai media hidroponik maka harus diperhatikan anutan airnya dan kadar nutrisi yang terkandung dalam media air.

Pemberian nutrisi secara bersiklus

Agar suatu taman vertikal mampu hidup terus maka mesti dikelola sumbangan nutrisinya. Sebisa mungkin gunakan pupuk alami dan hindari penggunaan pestisida atau insektisida. Apalagi jika tanaman tersebut adalah sayuran yang akan kita makan sendiri. Tentunya kita menginginkan bahan alami yang masuk ke badan kita.

Baca juga : 10 Elemen dan Cara Membuat Zen Garden ala Jepang

Penataan dan kebersihan tanaman

Taman vertikal selain berfungsi untuk menanam tanaman penting mirip sayur dan buah juga berfungsi sebagai komponen dekorasi ruangan. Taman vertikal mampu menjadi unsur hiasan yang bernilai seni tinggi. Karena itu dalam membuat dan merawat Taman vertikal mesti dijaga kebersihannya. Daun daun kering yang sudah menghitam mampu dicopot dari flora agar tidak mengotori Taman vertikal anda.

Demikianlah cara merawat taman vertikal supaya tetap hidup dan memperlihatkan kesan alami ada rumah anda. Terima kasih sudah berkunjung.

Sumber https://www.arsitur.com/

Faedah Taman Vertikal Bagi Rumah Anda

Taman vertikal atau vertical garden sepertinya menjadi tren yang sungguh terkenal dewasa ini. Kaum Urban sudah mulai sadar akan keperluan mereka kepada situasi hijau. Aktivitas di kota yang padat condong membuat kita jenuh. Mengikuti sifat alami manusia pasti ingin melihat alam yang indah hijau dan asri.

Itulah yang menciptakan rekreasi ke alam menjadi terkenal bagi masyarakat perkotaan. Namun yang tidak sempat pergi keluar bisa mengambil penyelesaian dengan menghadirkan nuansa hijau tersebut di rumah sendiri.

Cara yang paling mudah adalah dengan membuat taman hijau di halaman rumah. Namun mirip yang kita tahu rumah di perkotaan sungguh sempit dan akan sangat tidak murah untuk membeli lahan besar dengan taman.

Taman vertikal atau vertical garden sepertinya menjadi tren yang sangat populer belakangan Manfaat Taman Vertikal bagi Rumah Anda
Manfaat Taman Vertikal bagi Rumah Anda


Taman vertikal menjadi penyelesaian yang baik untuk mendatangkan suasana hijau di rumah. Taman vertikal yaitu flora-tanaman yang disusun sedemikian rupa secara vertikal untuk menghemat penggunaan lahan. Taman vertikal sangat cocok dipraktekkan untuk rumah yang memiliki lahan kecil.

Taman vertikal bisa dibuat  dengan penyangga sendiri  atau melekat pada dinding  bangunan. Taman vertikal bisa dibuat melekat di pagar rumah. Taman vertikal ini juga mampu dibentuk di atas atap beton.

Baca juga : Langkah Mudah Menanam Rumput Sendiri di Taman

Manfaat Taman Vertikal bagi Rumah Anda

Taman vertikal memiliki bermacam-macam faedah mulai dari penghijauan menghasilkan buah dan sayur untuk dimakan sampai untuk bagian dekorasi. Berikut ini akan diterangkan beragam faedah dari taman vertikal.

Penghijauan

Manfaat dari taman vertikal yang paling utama ialah mendatangkan penghijauan di rumah anda. Bila rumah Anda berada di lahan yang kecil dan terlalu sempit untuk menyediakan Taman konvensional maka Taman vertikal jawabannya.

Sebagai pelindung panas matahari

Taman vertikal dapat dibentuk setinggi mungkin dan di gunakan sebagai pelindung sinar matahari yang berlebihan. Dengan demikian rumah anda akan tetap sejuk di siang hari.

Menyaring intensitas sinar matahari

Tidak cuma melindungi dari terik dan panas matahari, tetapi Taman vertikal mampu mengisolasi sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan. Jika Taman vertikal ditata agak renggang maka sinar matahari akan disaring. Dengan begitu ruangan akan tetap sejuk dan juga terang di siang hari.

Baca juga : Jenis Tanaman Hias untuk Rumah Perkotaan Agar Lebih Asri

Penghasil buah dan sayur

Taman vertikal tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi. Taman vertikal juga mampu ditanami buah dan sayur yang dapat dipanen ketika-waktu. Dengan begitu anda akan mendapatkan faedah double tari kehadiran Taman vertikal di rumah anda. Karena ditanam sendiri buah dan sayur tersebut juga tentu saja tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

Sebagai bagian estetika

Melihat beton di kawasan Urban mungkin sudah biasa bahkan sangat membosankan bagi sebagian orang. Kehadiran flora hijau mampu menjadi bagian ruang dengan nilai estetika yang tinggi. Taman vertikal mampu ditekan sedemikian rupa semoga lezat dipandang. Tak jarang yang menerapkan Taman vertikal selaku view utama untuk aneka macam ruang di dalam rumah.

Baca juga : Tips Memelihara Taman Vertikal di Rumah

Meningkatkan kesehatan

Taman vertikal tentunya diisi dengan tanaman orisinil yang mampu berfotosintesis. Dengan demikian tumbuhan tersebut akan menolong menyaring Udara kotor dalam ruangan dan mengubahnya dengan udara segar sebagaimana sifat alami pohon. Dengan udara yang segar pastinya kesehatan penghuni rumah juga akan meningkat.

Demikianlah segudang manfaat dari pemasangan Taman vertikal di rumah. Saya sangat menganjurkan Taman vertikal untuk rumah-rumah yang berada di lahan sempit. Namun seluruhnya kembali terhadap penghuni rumah. Harus ada kemauan untuk menciptakan dan merawat taman vertikal di rumah.
Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 24 Desember 2020

Rks Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan Dalam Proyek

Rencana kerja dan syarat-syarat (RKS) merupakan dokumen tertulis yang bersi spesifikasi nama proyek berikut penjelasaannya berupa jenis, besar dan lokasihnya, serta tata cara pelaksnaan, syarat-syarat pekerjaan, syarat mutu pekerjaan dan informasi – informasi lain yang hanya mampu djelaskan dalam bentuk goresan pena.

 merupakan dokumen tertulis yang bersi spesifikasi nama proyek berikut penjelasaannya beru RKS Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan dalam Proyek
RKS Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan dalam Proyek
Dalam artikel ini akan diterangkan mengenai teladan RKS untuk Pekerjaan tanah yang mampu dikembangkan lagi untuk sebuah proyek atau dijadikan pola eksklusif dalam melakukan proyek di lapangan.

Pekerjaan Tanah

  1. Sebelum mengawali pekerjaan pasangan bouwplank, Pemborong harus yakin bahwa semua permukaan tanah, baik tanah datar maupun garis transis yang tercantum dalam gambar adalah benar.
  2. Jika belum merasa yakin terhadap kebenaran kondisi permukaan tanah, Pemborong mesti melaporkan secara tertulis terhadap Konsultan Pengawas dan Direksi untuk berikutnya diselesaikan bareng .

Urugan dan Penimbunan Tanah

  1. Bila akan ada penimbunan tanah, apalagi dulu harus dijalankan pengupasan lapisan atas tanah (stripping) sekurang-kurangnyasetebal 30 cm dengan tujuan untuk menetralisir lapisan rumput, sisa-sisa akar tumbuhan, tanah humus dan benda-benda yang lain yang mampu mengusik kekuatan tanah.
  2. Pemborong harus selalu menyediakan pompa air untuk menyingkir dari genangan air dan lumpur di kawasan kerja.
  3. Tanah urug mesti bebas dari kotoran. Hasil dari pengurugan harus padat dan mencapai peil yang diperlukan.
  4. Galian dan urugan (cut & fill) pada tapak mesti dilakukan secermat mungkin untuk menghindari adanya pekerjaan ulangan.
  5. Urugan dikerjakan lapis demi lapis dengan tebal maksimum lapisan 30 cm dan setiap lapis dipadatkan secara mekanis, dengan memakai Stamper.
  6. Setelah seluruh pengurugan tamat, hasil pengurugan harus berada dalam keadaan baik, padat dan stabil. Apabila hasil urugan belum baik, maka pengurugan harus diulang hingga mendapat kesepakatan Konsultan Pengawas dan Direksi.
  7. Urugan dengan tenaga insan hanya dapat dikerjakan untuk daerah - daerah urugan yang tidak akan menerima beban besar. Pemadatan dijalankan dengan stamper. Pemadatan dilakukan pada setiap lapis yang tebalnya tidak lebih dari 15 cm.
  8. Kepadatan yang disyaratkan untuk kosntruksi tanah urug ialah :
  • Lapisan tanah lebih dari 30 cm di bawah permukaan sub grade, harus meraih 90% dari kepadatan (kering) maksimum.
  • Lapisan tanah kurang dari 30 cm di bawah permukaan sub grade, tanah dasar tanpa kongkalikong dan tanah dasar berkolusi dengan indeks plastis kurang dari 25 cm, mesti meraih 100% kepadatan (kering) maksimum.
  • Tanah dasar berkolusi dengan indeks plastis sama dengan atau lebih besar dari 25 cm, apalagi dulu mesti diturunkan indeks plastisnya.
  • Selama pemadatan berlangsung, kadar air harus dijaga agar tidak lebih besar dari 2% kadar air optimum.

Pekerjaan Urugan

  1. Urugan Pasir
  • Bahan urugan pasir adalah pasir urug atau pasang sesuai dengan keperluan.
  • Pasir urug harus bebas dari kotoran dan biji-bijian yang mampu tumbuh.
  • Urugan pasir dipakai untuk menguatkan lapisan tanah dibawah pondasi dan lantai.
  • Pemadatan pasir urug menggunakan handpress atau stamper dan dengan penyiraman seperlunya.
  • Pengukuran ketebalan pasir yang dilakukan sesudah pasir direndam air dan dipadatkan.

Pekerjaan Galian Tanah dan Urugan Pondasi.

  1. Penggalian pondasi dilarang dimulai sebelum papan dasar, tanda peil lantai serta sumbu dinding dan kolom disetujui Konsultan Pengawas dan Direksi.
  2. Semua pekerjaan galian tanah pondasi dilaksanakan sesuai dengan gambar kerja dan tanah kelebihannya harus digunakan untuk urugan kembali atau untuk mengurug site dan peilnya belum sesuai dengan peil planning atau dibuang.
  3. Pemborong bertanggung jawab sarat , bilamana pekerjaan galian tersebut lewat atau mengusik jaringan instalasi yang ada dibawah tanah, dengan menciptakan bantuan atau susukan sementara.
  4. Pemborong mesti mempertahankan hasil galian dari longsoran, genangan air dan hal - hal lain yang dapat menghancurkan hasil galian.
  5. Setelah galian disetujui Konsultan Pengawas dan Direksi, pekerjaan pondasi secepatnya mampu dimulai.
  6. Pemborong harus dapat menjaga keutuhan bangunan yang telah ada kalau didekat bangunan tersebut diadakan penggalian.

Galian Tanah Lebih dan Galian Salah

Apabila kedalaman tanah galian melebihi dari yang ditentukan atau galian tanah yang tidak pada tempatnya, maka Pemborong wajib mengurug keunggulan atau kesalahan galian tersebut dengan bahan yang sesuai dengan syarat pengisian bahan pondasi atau sesuai dengan spesifikasi pondasi sampai batas kedalaman atau keadaan yang diharapkan.

Hasil Akhir

Perataan, pembentukan kemiringan, pembentukan transis, pemadatan dan pekerjaan tanah yang lain harus sesuai dengan yang diinginkan dan alhasil sudah menerima persetujuan Konsultan Pengawas dan Direksi. Yang dimaksud tanah datar disini adalah tanah yang mempunyai kemiringan 2 – 5%.

Demikianlah spesifikasi teknis yang tertuang pada RKS Pekerjaan Tanah, Galian Dan Urugan dalam suatu Proyek, supaya berfaedah dan dapat menambah wawasan pembaca sekalian.
Sumber https://www.arsitur.com/

Senin, 07 Desember 2020

Perbedaan Pohon, Semak Dan Perdu Dan Contohnya

Kali ini saya akan membicarakan apa perbedaan pohon, semak dan perdu ? apakah yang membuat ketiga jenis flora ini menjadi berlawanan dan bagaimana kiprahnya dalam arsitektur lanskap. Simak klarifikasi masing-masing perihal Pohon, Semak dan Perdu berikut ini :

Pohon

Kali ini saya akan membahas apa perbedaan pohon Perbedaan Pohon, Semak dan Perdu dan Contohnya
pohon - pixabay

Pohon yakni jenis flora tinggi yang mempunyai batang yang tersusun dari kayu yang mengeras. Pohon memiliki batang utama yang menopang dahan dan ranting beserta daun-daun yang tumbuh padanya. Pohon biasanya memiliki daun berwarna hijau berfungsi sebagai media fotosintesis atau kawasan untuk memasak makanannya (nutrisinya) sendiri.

Tinggi tanaman yang mampu disebut pohon biasanya adalah diatas 1,5 meter. Pohon mampu berkembang sungguh tinggi pada usia dewasanya dengan tinggi hingga puluhan meter dari atas tanah. Tidak semua pohon mempunyai cabang dan ranting, flora jenis palm tidak mempunyai cabang dan ranting namun masih disebut pohon. Misalnya adalah pohon kelapa atau kelapa sawit yang tidak bercabang.

Sementara, The Colorado State Forest Service menjelaskan perbedaan karakteristik pohon dengan memeriksa fisiologinya ialah sebagai berikut :
  • Pohon yaitu tumbuhan tinggi dengan jaringan kayu. Pohon menghimpun cahaya untuk fotosintesis melalui daunnya, proses ini membuat "kuliner" untuk pohon itu.
  • Sebagian besar batang pohon yang berupa kayu adalah jaringan mati dan hanya berfungsi untuk menopang berat dahan dan daun pohon. Lapisan luar batang pohon adalah satu-satunya bagian yang hidup. Kambium menghasilkan kayu baru dan kulit baru..
  • Setiap tahun, pohon menumbuhkan dua cincin tahunan, ketika ditebang, lapisan ini akan tampakdi pangkal batang yang mampu mengindikasikan umur pohon tersebut.

Peranan pohon dalam arsitektur lanskap adalah selaku tumbuhan perindang yang banyak ditanam di tengah-tengah taman untuk menjadi naungan beraktivitas di siang hari. Selain itu, pohon juga berkontribusi dalam memberikan asupan oksigen bagi orang-orang.

Contoh pohon yang sering digunakan yaitu : Cemara, Kelapa, Asam Jawa, Beringin, Kurma, Kamboja, dll.

Baca Juga : Bonsai : Pengertian dan Jenis Tanaman yang Biasa Dipakai

Semak

Kali ini saya akan membahas apa perbedaan pohon Perbedaan Pohon, Semak dan Perdu dan Contohnya
pacar air - tokopedia

Semak ialah jenis flora berumpun dengan batang pendek dan tinggi kurang lebih sampai 1,5 m. Tanaman semak umumnya kecil-kecil, umur lazimnya cuma semusim (berumur pendek), tidak mempunyai cabang banyak, bab yang berkayu hanya batang utama saja.

Peranan semak dalam arsitektur lanskap yakni selaku tumbuhan hias, pembatas semu dan hiasan lanskap di depan bangunan. Semak biasanya diseleksi dari tanaman berbunga sehingga mampu menjadi penambah estetika taman maupun bangunan.

Contoh Tanaman Semak yang umum dipakai yakni : Pacar air, widelia, soka, puring, kaktus, samblung, dll.

Baca Juga : Jenis Palem yang Sering Djadikan Tanaman Hias

Perdu

Kali ini saya akan membahas apa perbedaan pohon Perbedaan Pohon, Semak dan Perdu dan Contohnya
soka

Perdu yakni jenis tanaman berkelompok yang berkembang dengan ketinggian di bawah 6 m. Ciri-ciri dari tumbuhan perdu lazimnya kecil, rendah, meskipun batangnya panjang. Perdu yakni flora berumur panjang yang berkayu, bercabang banyak tapi batang terutama kurang terperinci.

Peranan tanaman perdu dalam arsitektur lanskap yaitu selaku flora pagar, tanaman hias dan pembatas semu. Beberapa jenis perdu yang berduri dipakai untuk mengamankan area rumah dan taman dari gangguan hewan liar tergolong gangguan dari orang luar.

Contohnya Tanaman Perdu yang biasa dipakai yakni : bunga lavender, kembang kertas, mawar, dll.

Baca juga : 10 Jenis Alang-alang Hias untuk Dekorasi Taman

Demikian wacana perbedaan antara Pohon, Semak dan Perdu dalam Lanskap. Semoga Bermanfaat dan dapat memperbesar pengetahuan mengenai arsitektur lanskap. Terima kasih.

Referensi :

  • https://brainly.co.id/peran/3816834
  • https://bibitbunga.com/21-tanaman-yang-biasa-ada-di-taman-dan-fungsinya/
  • https://www.thespruce.com/the-difference-between-trees-and-shrubs-3269804

Sumber https://www.arsitur.com/