Tampilkan postingan dengan label dinding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dinding. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Januari 2021

Tips Mengecat Permukaan Dinding Yang Bernoda

Cat ialah alat desain yang menarik. Cat mampu menambah warna dan kesan dalam ruangan dan mampu menolong membuat ilusi optik yang membuat ruangan tampaklebih besar, lebih kecil, lebih luas atau lebih sempit. Cat dapat menciptakan ruangan suram terlihat bersih dan mencerahkan sudut-sudut kusam. Cat bahkan mampu menjiplak tampilan kerikil dan bahan bertekstur yang lain.

 Cat dapat menambah warna dan kesan dalam ruangan dan dapat membantu menciptakan ilusi opt Tips Mengecat Permukaan Dinding yang Bernoda
Tips Mengecat Permukaan Dinding yang Bernoda

Pengecatan yaitu salah satu pembaruan termurah dan paling efektif yang mampu Kita lakukan sebelum menjual rumah di pasaran. Ini juga merupakan proyek do-it-yourself (lakukan sendiri) yang mudah. Ada produk cat dasar dan selesai dalam satu produk yang membuat proses pengecatan lebih gampang, tetapi kalau dindingnya bernoda, kotor, berminyak atau licin, cat tidak akan menempel atau tidak akan memperlihatkan pertolongan yang bagus. Itu bukan berarti noda tidak mampu dicat, tetapi hanya harus disiapkan terlebih dahulu.

Dalam hal mengecat, bab paling besar dari pekerjaan yakni dalam antisipasi. Ketika dihadapkan pada dinding kotor yang mempunyai permukaan yang tidak ramah cat, persiapan yang baik bukan hanya teori, namun yaitu dasar dari proyek pengecatan yang patut.

Ada produk cat yang tersedia saat ini yang mampu mengecat nyaris semua permukaan, tergolong plastik yang fleksibel, namun berbagai macam noda masih bisa sangat tahan dan menyusahkan. Mari kita lihat beberapa cara noda dapat menyabot pekerjaan cat yang anggun dan membahas beberapa solusi cepat yang hendak mengganti dinding kotor menjadi dinding yang layak untuk karya seni terbaik Kita.

Kiat Mengecat Noda

Noda hadir dalam banyak sekali bentuk, ukuran, dan sumber. Dari nikotin bekas asap rokok sampai noda air dari keran atau atap yang bocor, ada sesuatu perihal betapa mudahnya stucco dan drywall dapat berganti warna. Kayu juga bisa bermasalah. Kayu bernoda mampu sukar untuk ditutupi dan merupakan suatu tantangan jika permukaan telah dipernis.

Solusi Cat yang Tidak Menempel

Pada dinding yang bernoda, dipernis atau sangat kotor, cat cenderung tidak lengket, jadi mungkin perlu dilaksanakan terapi permukaan yang baik. Agar cat menempel, dinding mesti bersih. Dalam kasus dinding bernoda nikotin, itu bermakna perlu pembersihan menyeluruh dengan pembersih lemak yang berpengaruh. Residu kimia dalam lapisan asap rokok mampu jadi sukar untuk teratasi, tetapi materi seperti TSP (trisodium fosfat) atau amonia keduanya efektif.

 Cat dapat menambah warna dan kesan dalam ruangan dan dapat membantu menciptakan ilusi opt Tips Mengecat Permukaan Dinding yang Bernoda
Tips Mengecat Permukaan Dinding yang Bernoda

Permukaan yang Telah Terlapisi

Setelah sebagian besar warna noda hilang dan dinding punya waktu untuk sungguh-sungguh kering lebih dari satu atau dua hari, hasil prima dapat dicapai dan dicat mirip biasa. Enamel cat dan cat dasar (berbasis minyak) mampu menjadi hal yang merepotkan untuk dilakukan, tetapi menunjukkan potensi yang manis. Lapisan ini juga menciptakan penghalang antara cat lama dan baru, menetralisir banyak potensi untuk noda lain. Jika masih ada kesempatannoda di rumah, cat berbasis minyak juga mampu dicuci dengan air.

Mengecat Dinding Berjamur

Saat berurusan dengan noda air, ada beberapa dilema yang perlu tertuntaskan sebelum mengecat. Yang pertama ialah pertumbuhan jamur. Jamur tidak senantiasa meningkat di dinding yang lembab. Namun, tidak perlu banyak uap air bagi jamur untuk meninggalkan noda. Ketika jamur meningkat , itu bisa menjadi problem kesehatan, jadi mengecatnya bukanlah pilihan sampai Kita tahu jamurnya sudah mati.

Untuk area kecil, bunuh koloni jamur dengan pemutih klorin. Jika area yang berubah warna lebih besar dan Kita melihat pergantian warna hitam, debu-debu, putih atau kuning yang berbau berjamur dan terlihat berangasan, gunakan kapas atau beludru, jangan menjajal untuk menanggulangi dengan menyentuhnya sendiri. Jika daerah itu kecil, baunya bersih (tidak berjamur) dan terlihat berubah warna tetapi cuma oleh air, tentukan permukaan tersebut kering sebelum mencoba mengecatnya. Ini juga ialah wangsit yang baik untuk mendapatkan dan mengatasi sumber kebocoran sebelum menjajal mengecat ulang

Mengecat Permukaan Lembab

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dikala mengecat dinding ialah menentukan bahwa permukaan tersebut kering. Jangan mengecat dinding bab dalam (interior) jika belum memperbaiki persoalan kebocoran. Sekalipun menggunakan cat pelapis anti bocor juga tidak berguna. Atasi problem kebocoran pertama kali dengan memperbaiki permukaan dinding luar, tunggu hingga kering barulah lalu melakukan pengecatan di bab dalam ruangan.

Mengecat Kayu yang Bernoda

Dinding dan pintu kayu bernoda biasanya gelap dan bisa sangat halus (atau dipernis, dipernis atau dienamel) sehingga cat tidak akan menempel. Untuk menciptakan dinding dari kayu bernoda, amplas permukaannya dengan ampelas halus (level 80 sampai 100). Setelah diampelas dan dibersihkan (proses menciptakan banyak debu), permukaan dapat dipoles dan dicat relatif mudah dengan berbasis minyak serta beberapa cat lateks. Bergantung pada warna noda kayu, proses mungkin memerlukan beberapa lapis cat.

Demikianlah Tips Mengecat Permukaan Dinding yang Bernoda. Semoga mampu menambah wawasan dan membantu dalam menangani masalah pengecatan dinding yang mungkin kadang kala kita temui dalam praktek pengecatan dinding rumah ataupun bangunan lainnya.
Sumber https://www.arsitur.com/

Sabtu, 09 Januari 2021

10 Tembok Besar Bersejarah Di Dunia

Tembok yakni salah satu komponen pembatas ruang secara vertikal. Dalam arsitektur, tembok merupakan bagian vertikal yang membagi bangunan menjadi ruang-ruang untuk fungsi atau alasan tertentu.

Tembok sering menjadi bagian dari struktur bangunan periode lampau. Jika kita menyaksikan sejarah, terdapat beberapa tembok besar bersejarah peninggalan periode kemudian yang masih eksis dan kini menjadi situs sejarah yang hebat nilainya. Inilah 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia :

01. Tembok Besar Cina, Tiongkok

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Tembok Besar Cina, Tiongkok

Tembok yang paling populer dari semua tembok, struktur raksasa ini juga mungkin yang paling indah. Tapi jangan tertipu oleh estetika hiasannya; struktur yang mengesankan ini sejatinya mempunyai motivasi militer, yakni untuk melindungi Cina dari tetangganya yang dulu sedang dalam situasi tegang.

Meskipun temboknya sungguh besar dan panjangnya 13.171 mil, barikade ini secara membisu-diam bisa dilanggar, paling terkenal oleh Manchus, yang pergi untuk meninggalkan Beijing dan mendirikan dinasti Qing.

02. Tembok Berlin, Jerman

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Tembok Berlin, Jerman

Replika Tembok Berlin sekarang dapat dibeli dari toko-toko suvenir di ibukota Jerman. Tembok ini menginformasikan Anda semua wacana keberhasilan struktur tembok ini, yang membagi kota Berlin selama nyaris 30 tahun.

Tembok itu memangkas Berlin Barat yang diduduki Sekutu dari Berlin Timur yang dikuasai Soviet (dan Jerman Timur yang mengelilinginya), membelah Kota Berlin ini menjadi dua dan menjinjing kesengsaraan bagi warga kota, puluhan di antaranya tewas saat menjajal melintasi perbatasan tembok ini. Hamparan tembok yang masih ada hingga hari ini menawarkan pengetahuan yang menarik ihwal sebuah ibu kota yang pernah terpecah.

03. Tembok Barat, Yerusalem

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Tembok Barat, Yerusalem

Dibangun oleh Herodes Agung pada tahun 19BC, barikade watu kapur kuno ini pernah menjadi bagian dari kuil Yahudi yang penting, yang kemudian dirusak hingga menjadi puing-puing oleh Kekaisaran Neo-Babilonia pada tahun 586 SM.

Tembok sepanjang 488 m ini adalah tempat paling suci di mana orang Yahudi diizinkan untuk berdoa, meskipun situs paling sakral dalam iman Yahudi yaitu Temple Mount, yang terletak di luar tembok yang juga merupakan situs suci bagi umat Islam dan Katolik.

04. Tembok Hadrian, Inggris

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Tembok Hadrian, Inggris - img by alamy

Sisa-sisa Tembok Hadrianus yang kerap terselubung kabut dan juga misteri. Beberapa sejarawan mencurigai kaisar Hadrian, memakai tembok itu untuk membela provinsi Romawi Britania dari "kaum barbar" di utara.

Yang lain percaya bahwa tembok itu dibangun untuk mencegah imigrasi dan penyelundupan gelap. Meskipun tidak lagi efektif, tembok sepanjang 73 mil, yang berasal dari AD122 ini, tetap menjadi artefak Romawi terbesar di dunia.

05. Antonine Wall, Skotlandia

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Antonine Wall, Skotlandia

Meskipun kurang terkenal dibanding Tembok Hadrianus, Tembok Antonine yakni perbatasan besar lain yang dibangun oleh orang Romawi. Berasal dari AD142, benteng ini digunakan oleh kaisar, Antoninus Pius, penerus Hadrian dan sebagian besar dibangun dari rumput dan kayu.

Hanya sedikit dari tembok kuno ini yang tersisa sekarang, meskipun demikian dari jejaknya kita mampu mengikuti bekas perbatasan, yang menandai perbatasan paling utara dari Kekaisaran Romawi.

06. Tembok Besar Zimbabwe, Zimbabwe

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Tembok Besar Zimbabwe, Zimbabwe - alamy

Zimbabwe Besar yakni ibu kota Kerajaan Zimbabwe yang dulu, tetapi hari ini bekas megacity ini berada di reruntuhan. Namun, reruntuhan itu dikelilingi oleh tembok-tembok yang menjulang tinggi, yang berdiri sebagai pengingat kuat akan kekaisaran yang dulunya besar.

Sisa-sisa Tembok Besar Zimbabwe menjinjing kita kembali ke masa ke-11 dan tembok ini membentang di area seluas nyaris 80 hektar, yang seukuran dengan suatu kota kecil. Namun, pada masa kemudian diperkirakan sekitar 18.000 orang sudah mendiami kota tersebut.

07. Tembok Babel, Irak

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Tembok Babel, Irak

Babel yakni kota utama di Mesopotamia kuno dan populer dilindungi dari invasi pasukan oleh dinding eponymous-nya, yang dianggap tidak mampu ditembus dalam kala waktu yang usang.

Terbuat dari ubin biru mengkilap dan memperlihatkan relief-relief naga. Tembok ini telah dirusak oleh pertentangan, penelantaran dan penjarahan selama beberapa tahun. Meskipun Saddam Hussein memulai pekerjaan restorasi benteng, yang oleh beberapa andal diyakini berisi Taman Gantung Babilonia.

08. Wall of Ston, Kroasia

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Wall of Ston, Kroasia

Tembok terpanjang kedua di Eropa sehabis Tembok Hadrian. Benteng antik ini dibangun untuk melindungi Dubrovnik dan ancaman di dekatnya, yang ialah kekuatan pendorong di belakang ekonomi kota.

Selesai pada abad ke-15, tembok ini membentang sepanjang 3,5 mil dan mempunyai banyak menara yang menghubungkan kota Ston dan Mali Ston, melalui beberapa panorama indah dalam perjalanannya.

09. Walls of Troy, Turki

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Walls of Troy, Turki

Seharusnya situs Perang Troya, menjadi salah satu peristiwa terpenting dalam Mitologi Yunani. Seperti Kota legendaris Troy yang dibentuk terkenal dalam puisi epik Homer, Iliad.

Hari ini, tembok ini menjadi sisa-sisa kecil kota tersebut, yang sudah berusia lebih dari 4.000 tahun. Meskipun demikian, pengunjung masih berduyun-duyun ke situs untuk mengagumi reruntuhan ini untuk menyaksikan apa yang tersisa dari Walls of Troy.

10. Sacsayhuaman, Peru

Tembok adalah salah satu elemen pembatas ruang secara vertikal 10 Tembok Besar Bersejarah di Dunia
Sacsayhuaman, Peru

Namanya cukup sulit dilafalkan untuk bahasa Inggris, kota Sacsayhuaman dulunya yakni ibukota Kekaisaran Inca dan berisikan serangkaian tembok, yang menurut legenda, temboknya ditata semoga terlihat mirip gigi puma yang menggeram.

Batu-batu raksasa yang digunakan untuk membangun dinding Sacsayhuaman terbentuk sedemikian rupa saling terkait sehingga situs tersebut bisa selamat dari gempa bumi yang tak terhitung jumlahnya untuk mengguncang kawasan tersebut.

Demikianlah 10 Tembok besar bersejarah yang masih ada sampai saat ini. Dengan adanya peninggalan ini kita mampu berguru sejarah sekaligus struktur bangunan kuno yang ternyata mampu abadi dari banyak sekali bahaya baik sebab bencana alam maupun perusakan oleh insan.
Sumber https://www.arsitur.com/

Minggu, 03 Januari 2021

Perbedaan Granit Dan Marmer Selaku Material Bangunan

Saat menentukan topping (bahan penutup) untuk dapur atau kamar mandi, batu granit dan marmer ialah pilihan yang terkenal. Keduanya adalah kerikil alam sehingga permukaan marmer dan granit rentan terhadap pecah dan noda. Namun mungkin masih banyak yang bingung apa sejatinya perbedaan marmer dan granit ? apakah keduanya sama ? Berikut ulasan Perbedaan Granit dan Marmer sebagai material bangunan.

 batu granit dan marmer adalah pilihan yang populer Perbedaan Granit dan Marmer sebagai Material Bangunan
Perbedaan Granit dan Marmer selaku Material Bangunan


01. Penampilan Granit VS Marmer

Penampilan fisik granit sejatinya telah tampakberbeda dari marmer. Granit memiliki banyak sekali warna berbintik-bintik yang dihasilkan dari kerikil-watu melebur di dalamnya ialah, kuarsa, feldspar, mika biotit, dan kadang-kadang amfibol serta tersedia dalam banyak sekali warna dan nada.

Marmer umumnya berwarna putih keabu-abuan atau krem ​​dan memiliki urat gelap yang melalui permukaannya. Meskipun demikian ada variasi lain yang lebih jarang yang memiliki warna dasar hijau pucat atau merah muda. Garis-garis pada marmer terbentuk dari kotoran mineral, seperti endapan lumpur dan besi.

Granit yaitu kerikil yang lebih kuat dan lebih keras dari marmer, yang membuatnya terlihat lebih mengkilap ketimbang marmer yang terlihat agak kusam. Namun, dengan sealant dan pemoles tertentu, marmer terbaru mampu dibuat biar tampakjauh lebih mengkilap dibandingkan dengan sebelumnya.

02. Karakter Granit Vs Marmer

Granit yaitu watu yang lebih tahan lama dari marmer, namun baik granit dan marmer berpori, artinya cairan yang tumpah di atasnya, utamanya asam dapat meresap ke dalam jenis watu ini dan menjadikan noda yang membandel.

Marmer jauh lebih gampang untuk menyerap noda daripada granit, oleh alasannya adalah itu disarankan untuk memakai nat yang tidak berpasir bila memasang ubin marmer. Marmer juga rentan terhadap panas dan tumpahan asam.

Menempatkan perlengkapan masak yang masih panas di atas marmer mampu menjadikan kerusakan pada jenis kerikil ini. Menumpahkan masakan atau cairan asam, mirip cuka atau lemon atau jus jeruk nipis, dapat membuatnya kusam. Namun, poles dan sealant dapat memajukan ketahanan marmer secara signifikan.

Seiring waktu, marmer juga secara alami menjadi kusam. Salah satu acuan ialah bagaimana marmer di bangunan Taj Mahal, yang yang dibuat dari marmer putih, rusak oleh polusi. Tidak seperti noda, yang mampu dihilangkan hingga batas tertentu, kerusakan marmer adalah proses yang tidak mampu dicuci kecuali dipoles lagi.

03. Aplikasi Granit Vs Marmer

Sifat granit yang tahan lama membuatnya cocok untuk lantai kedai makanan dan dapur, sementara marmer lebih cocok di daerah dengan lalu lintas yang lebih sedikit, seperti kamar mandi, di mana marmer dapat digunakan untuk meja rias, bak mandi, dinding shower, dan lantai.

Marmer dapat menciptakan performa yang ringan dan unik dan cantik untuk permukaan yang tidak akan banyak digunakan. Penggunaan marmer mesti lebih hati-hati, kecuali penggunanya mau secara intensif merawat marmer.

04. Pemeliharaan Granit Vs Marmer

Karena granit dan marmer berpori, keduanya dapat menyerap cairan dari tumpahan kuliner atau cairan yang lain. Selain itu, watu yang berwarna lebih terang lazimnya lebih gampang keropos ketimbang kerikil yang berwarna lebih gelap.

Sealant dapat membantu meningkatkan dan menghalangi noda dan kusam pada marmer dan granit, namun masih lebih baik untuk meniadakan tumpahan cairan penoda tersebut secepat mungkin. Untuk permukaan marmer, resealing diusulkan dua kali setahun, sedangkan untuk granit resealing setiap dua tahun sekali sudah cukup.

05. Harga Granit Vs Marmer

Batu granit dan marmer keduanya ongkos sekitar 500 ribu hingga 2 juta rupiah per meter persegi tergantung daerah di Indonesia. Biaya beragam sesuai dengan warna dan tampilan motifnya. Namun, marmer kelas atas ada yang lebih mahal ketimbang granit kelas atas yang setara.

06. Produksi Granit Vs Marmer

Bongkahan kerikil besar granit dan marmer ditambang dan lalu diiris menjadi lempengan persegi panjang yang lebih mudah dikelola. Lembaran granit condong dipotong lebih besar dari lempengan marmer alasannya adalah granit lebih kuat.

07. Dampak Lingkungan Granit Vs Marmer

Baik granit maupun marmer sungguh ramah lingkungan. Meskipun keduanya mampu bertahan untuk waktu yang sangat usang bila dirawat, pada awalnya sejumlah besar bahan bakar dan energi dibutuhkan untuk menambang, memotong, mengangkut, dan memasang watu sehingga meminimalkan nilai material dari sisi penghematan energi.

08. Risiko Kesehatan

Beberapa jenis granit mungkin mengandung jejak radioaktif yang terjadi secara alami seperti radium radioaktif, uranium, dan thorium. Seiring waktu, unsur-unsur ini dapat membusuk dan memancarkan radon, gas mulia yang jikalau pada tingkat yang cukup tinggi mampu menimbulkan kanker paru-paru. Meskipun beberapa orang telah menyuarakan keprihatinan atas potensi risiko kesehatan ini, banyak peneliti mengatakan meja granit aman.

Kesimpulan :

Dari perbandingan di atas, mampu disimpulkan perbedaan marmer dan granit selaku bahan bangunan pada tabel berikut ini :

Pembanding Granite Marmer
Ketahanan Tahan Lama Lebih Rapuh
Tahan materi asam Sebagian Besar Tidak
Dapat rusak alasannya cairan pembersih Ya, tergantung bahannya. Gunakan sabun basuh piring yang lembut. Ya, tergantung bahannya. Gunakan sabun cuci piring yang lembut.
Berpori Ya Ya
Harga Relatif Mahal, Tergantung motif dan ukuran Relatif lebih murah, Tergantung motif dan ukuran
Bisa Bernoda Ya Ya
Penggunaan Outdoor Ya Ya, namun harus dengan sealant yang tepat
Tahan Panas Ya Ya
Tahan Goresan Sebagian Besar Tidak
Perawatan Minimal, namun secepatnya bersihkan tumpahan dan kembalikan setiap dua tahun sekali. Granit berwarna lebih jelas, yang lebih keropos, mungkin memerlukan perawatan aksesori. Lebih banyak dari granit. Bersihkan tumpahan segera dan tutup kembali dua kali setahun.


Referensi :

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Granite
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Marble
  • https://www.diffen.com/difference/Granite_vs_Marble

Sumber https://www.arsitur.com/

Jumat, 18 Desember 2020

Jenis Bahan Isolasi Suara Pada Bangunan

Berikut ini yaitu cara membuat ruangan kedap bunyi yang paling banyak digunakan pada bangunan. Setiap kategori mempunyai skenario aplikasi terbaik masing-masing. Terdapat beberapa kategori seperti Sound Absorbing, Sound Insulation, Sound Dampening, and Decoupling. Berikut Penjelasannya :

Berikut ini adalah cara membuat ruangan kedap suara yang paling banyak digunakan pada bang Jenis Bahan Isolasi Suara Pada Bangunan
Jenis Bahan Isolasi Suara Pada Bangunan - Adorama

01. Busa Akustik

Bahan ini, biasa disebut Studio Foam, mempunyai irisan khas atau bentuk piramida yang sungguh efektif dalam menyerap suara. Dapat menempel pada dinding sebagai panel, menggantung dari langit-langit sebagai baffle, atau duduk di sudut ruangan sebagai perangkap gema.

02. Isolasi Suara

Insulasi bunyi lazimnya dibentuk dengan bilah yang yang dibuat dari wol mineral, wol kerikil, dan fiberglass, yang dirancang biar pas di antara pertemuan dinding partisi. Material batt cocok pas diterapkan pada sela-sela dinding partisi sehingga bisa menghalangi udara meneruskan bunyi.

03. Panel / Papan Akustik

Ini adalah model dekoratif dari isolasi suara dan busa penyerap suara. Bahan ini dapat datang dalam banyak warna, contoh, dan kain yang menawan untuk melayani tujuan ganda di rumah dan kawasan kerja.

04. Kain Akustik

Kain akustik lebih tebal dan lebih berat dari kain lain dan dipakai dalam tirai teater, tirai pemadaman. Sementara kain karpet banyak digunakan untuk menciptakan studio musik menjadi kedap suara meskipun tidak dapat meredam bunyi dan getaran bass drum sepenuhnya.

05. Pelapis Akustik

Bahan mirip Mass Loaded Vinyl (MLV) adalah materi mirip karet padat, digunakan dalam banyak situasi yang berbeda mirip peredam bunyi mobil, mesin, perlengkapan, dan selaku underlayment. Massa yang padat dapat bertindak sebagai penghalang suara.

06. Lantai Bawah

Lantai kayu solid atau ubin membutuhkan decoupling permukaan lantai dan subfloor untuk meminimalkan transmisi kebisingan. Gabus, kain kempa, dan polimer umumnya dipakai sebagai bahan underlayment untuk bangunan yang menggunakan lantai kayu solid.

07. Arsitektur Kedap Suara

Kelompok ini mencakup apa pun yang dipakai dalam struktur bangunan, mirip jendela kedap suara, dinding kedap bunyi, pintu, dan produk partisi yang dipakai untuk memasangnya. Misalnya Bata Ringan AAC yang mampu menjadi isolator sekaligus struktur dinding.

Demikianlah mengenai Jenis Bahan Isolasi Suara Pada Bangunan yang bisa kita gunakan kalau hendak membuat ruangan kedap bunyi. Semoga berguna dan dapat memperbesar pengetahuan.

Baca Juga :

Referensi :

  • https://www.soundproofingtips.com/soundproofing-materials/

Sumber https://www.arsitur.com/

Kamis, 17 Desember 2020

Jenis Dan Variasi Cat Dinding Dalam Ruangan

Ada beberapa macam cat dinding interior dan semakin kita tahu tentang permukaan cat yang cocok beserta efek yang mampu ditimbulkan cat, semakin mudah untuk menciptakan opsi yang tepat. Kita juga mampu mencampur aneka macam jenis cat dinding interior di dalam ruangan, namun harus tahu apa efek sampingnya.

Ada beberapa jenis cat dinding interior dan semakin kita tahu tentang permukaan cat yang s Jenis dan Variasi Cat Dinding Dalam Ruangan
Jenis Cat Dinding Interior yang Bisa Dipilih - img by The Standard

Berikut ini yakni jenis cat dinding interior sesuai dengan hasil yang ditampilkan oleh masing-masing cat tersebut :

1. Cat Matte (Doff)

Warna matte (doff) yaitu cat dinding interior yang paling lazim. Tidak ada kilau atau kemilau hingga cat kering, membuatnya ideal untuk dinding dan langit-langit di mana tidak ada gangguan visual. Cat ini gampang diterapkan, meskipun kerap kali memerlukan lebih dari satu lapisan untuk membuat warna solid yang baik.

Cat matte mampu diaplikasikan dengan kuas atau rol dan bekerja dengan baik menutupi permukaan dinding Anda. Ini juga yang menjadikannya ideal untuk rumah minimalis. Namun segi negatifnya, cat matte mudah bernoda, meskipun beberapa noda dapat dihilangkan dengan kain lembab, cat matte membutuhkan pengecatan ulang yang berkala .

2. Cat Matte dengan Enamel

Cat Matte enamel sangat seperti cat matte, namun cenderung jauh lebih tahan lama. Cat ini jauh lebih mudah untuk dibersihkan dan jarang membutuhkan perbaikan, memberikannya laba besar, khususnya bila Anda mempunyai anak kecil.

Jenis cat ini juga sangat bagus untuk dapur, di mana kita dapat membersihkan dinding secara terencana. Efek visual sangat mirip dengan cat matte dan dapat diterapkan dengan cara yang serupa. Namun harga cat matte enamel relatif lebih mahal.

3. Cat Satin

Cat satin ialah salah satu jenis cat dinding interior yang banyak orang tahu, tetapi sedikit yang benar-benar mengetahui. Hasil tamat cat ini berada di antara matte dan gloss dan menghasilkan kilau lembut dan tipis. Inilah karakteristik cat satin.

Sifat ini membuatnya ideal untuk area di mana Anda perlu membersihkan dinding secara teratur seperti area dapur dan ruang ganti. Kita semestinya dihentikan menggunakan lapisan satin pada dinding yang permukaannya kurang rata alasannya itu akan menjadikannya terlihat lebih jelas.

4. Cat Eggshell (Kulit telur)

Hasil simpulan dari cat eggshell memiliki kilau yang sungguh halus tetapi tidak sehalus seperti lapisan satin. Hasil permukaannya mirip dengan permukaan kulit telur. Dengan demikian, itu tidak memperlihatkan cacat dinding cukup banyak, menjadikannya selaku cat dinding interior yang jauh lebih cocok.

Cat ini sangat mudah untuk diaplikasikan dan acap kali mampu ditutup dengan baik dengan cuma satu lapisan, menjadikannya opsi yang lebih baik bagi banyak orang. Cat eggshell ini biasanya menutupi area permukaan yang lebih banyak dengan cat yang lebih sedikit daripada cat matte sehingga lebih hemat dari volume yang diharapkan.

5. Cat Semi-gloss

Semi-gloss yaitu cat interior umum yang lain, walaupun lebih sering digunakan pada hiasan daripada dinding secara umum. Cat ini memperlihatkan hasil akhir yang tepat untuk penggunaan berat dan gampang dibersihkan cuma dengan sabun dan air, misalnya dapur dan kamar mandi. Kilau yang dihasilkan kurang dari cat full gloss, namun umumnya mudah untuk mendapatkan hasil yang manis hanya dengan satu lapisan.

Cat mengkilap memunculkan ketidaksempurnaan dikala menghadapi permukaan dinding yang tidak rata. Munculnya bintik-bintik spackle di cat mengkilap mungkin mengusik performa dinding. Kaprikornus mengecat dengan semi-gloss harus sungguh-sungguh rapi.

6. Cat Gloss

Cat gloss yakni cat dinding interior yang cukup umum. Ini ialah salah satu jenis cat yang mampu Anda gunakan di sebagian besar jenis dinding, walaupun beberapa orang menggunakannya pada kayu alasannya komposisi warnanya yang tinggi.

Cat gloss memperlihatkan semua kecacatan di dinding dan untuk meraih lapisan merata di dinding kadang-kadang memerlukan lebih dari satu lapisan. Cat mengkilap memerlukan waktu lebih lama untuk mengering, jadi cat ini harus dijaga sebelum sungguh-sungguh kering.

Demikianlah mengenai Jenis Cat Dinding Interior yang Bisa Dipilih dan dipakai untuk ruangan Anda. Semoga berguna dan dapat menambah wawasan pembaca tentang cat dinding.

Referensi :

  • Edward Kimble, penulis Interior House Painting Blog
  • https://www.doityourself.com/stry/6-types-of-interior-wall-paints-explained

Sumber https://www.arsitur.com/

Selasa, 15 Desember 2020

Cat Berbasis Minyak Vs Cat Berbasis Air (Oil Base Vs Water Base)

Mengenal materi cat sungguh penting sebelum mengaplikasikannya ke bagian rumah Anda. Ada dua jenis cat yang terkenal yakni Oil-Based Paint (Cat berbasis minyak) dan Water-Based Paint (Cat berbasis air). Dalam artikel ini, akan dijelaskan mengapa semakin banyak profesional beralih dari cat berbasis minyak ke cat berbasis air, mengapa cat terbaik yakni pilihan yang lebih ramah lingkungan.

Mengenal bahan cat sangat penting sebelum mengaplikasikannya ke bagian rumah Anda Cat Berbasis Minyak vs Cat Berbasis Air (Oil Base vs Water Base)
Cat Berbasis Minyak vs Cat Berbasis Air (Oil Base vs Water Base)

01. (Oil-Based Paint) Cat Berbasis Minyak

Cat berbasis minyak lebih tahan lama, namun membutuhkan waktu lebih usang untuk mengering dan untuk pencucian memerlukan 'terpentin' atau pengencer cat (mineral spirit). Cat berbasis minyak dibentuk dengan minyak alkyd (sintetis) atau biji rami (alami).

Cat alkyd lebih lazim karena lebih murah dan lebih handal. Cat berbasis minyak baik untuk pekerjaan dekorasi sebab dekorasi atau dekorasi memerlukan lebih jarang disentuh ketimbang dinding. Berikut ialah keunggulan dan kekurangan cat berbasis minyak :

Keunggulan Cat Berbasis Minyak

  • Tahan terhadap kondisi lingkungan, seperti suhu dan kelembaban maupun cuaca yang tak menentu
  • Sangat tahan kepada keausan, lapisannya solid dan tidak ringkih
  • Mampu menciptakan hasil selesai yang sangat halus
  • Permukaan berkilau tinggi dengan sedikit atau tanpa tanda kuas

Keunggulan Cat Berbasis Minyak

  • Berisi zat VOC (senyawa organik yang mudah menguap) dengan tingkat tinggi
  • Persyaratan pembersihan khusus (memakai zat terpentin atau thiner)
  • Bau kimiawi yang kuat
  • Masa pengeringan lebih usang
  • Rentang pilihan warna yang terbatas
  • Kurang fleksibel, musah retak dan menjadi rapuh dari waktu ke waktu
  • Daya tahan UV yang jelek
  • Menjadi kapur dan pudar dalam waktu yang relatif cepat

Penggunaan Cat Berbasis Minyak

  • Bingkai jendela: Jendela yang dicat dengan cat berbasis minyak condong tidak menempel dikala dibuka dan ditutup sehingga tidak keras.
  • Papan dasar: papan dasar meja, atau daun pintu juga elok kalau memakai cat minyak alasannya adalah cat minyak lebih tahan terhadap bantingan dan ukiran
  • Dekorasi: Untuk hasil selesai yang cerah dan halus berkilau, desainer biasanya akan menggunakan cat berbasis minyak untuk membuat hiasan trim eksterior dan interior lebih menawan

02. (Water-Based Paint) Cat Berbasis Air

Cat berbasis air mempunyai tingkat kemilau yang lebih rendah, namun cat berbasis air biasanya mampu mempertahankan tingkat kemilau ini dalam abad waktu yang lebih lama. Cat berbasis air sudah berkembang dalam kualitas dan ketahanannya sampai bisa mengambil alih cat berbasis minyak dalam dunia industri serta lebih ramah pada lingkungan.

Cara gampang membedakan cat berbasis air dari cat berbasis minyak, periksa label atau isyarat pencucian. Cat berbasis air dapat dengan gampang dibersihkan dari sikat dengan sabun dan air sehingga pekerjaan mengecat lebih bersih dan aman. Berikut yaitu keunggulan dan kekurangan cat berbasis air :

Keunggulan Cat Berbasis Air :

  • Tingkat VOC nol atau sangat rendah sehingga aman bagi penghuni
  • Lebih sedikit amis daripada cat minyak
  • Pembersihan mudah dan cepat
  • Waktu pengeringan lebih cepat
  • Tersedia lebih banyak opsi warna
  • Lebih fleksibel kepada ekspansi dan kontraksi permukaan tanpa retak
  • Daya tahan UV yang hebat, tahan terhadap pengapuran
  • Warna cat tidak gampang memudar

Kekurangan Cat Berbasis Air :

  • Cenderung gampang terkelupas, tidak senantiasa cocok untuk area yang mengalami gesekan berat
  • Tidak menciptakan permukaan yang halus atau mengkilap
  • Tidak selalu cocok untuk digunakan di kawasan beriklim berair
  • Kelembaban tinggi mampu mencegah cat berbasis air mengering sepenuhnya

Penggunaan Cat Berbasis Air :

  • Dinding interior: Sebagian besar, cat berbasis air ialah pilihan cat interior terbaik. Waktu pengeringannya yang cepat bermakna tukang cat mampu menyelesaikan dua lapisan cat dalam satu hari dengan pencucian sederhana, amis rendah dan VOC rendah membuatnya cat ini sebagai pilihan profesional dan pemula.
  • Eksterior: Cat berbasis air juga diminati alasannya adalah ketahanan eksteriornya untuk sebagian besar iklim panas. Selain itu, cat water-based juga lebih elastis dan warnanya bertahan lebih usang sebelum memudar.
  • Masonry: Karena ketahanannya terhadap alkali, cat berbasis air menempel lebih baik dan tahan lebih usang pada struktur bata, watu, beton, dan plesteran.

Demikianlah perbandingan antara Oil-Based Paint (Cat berbasis minyak) dan Water-Based Paint (Cat berbasis air), Anda mampu menyimpulkan sendiri perbandingannya dan mana yang terbaik untuk proyek Anda. Semoga bermanfaat dan dapat memperbesar pengetahuan.
Sumber https://www.arsitur.com/

Senin, 14 Desember 2020

Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) Dalam Konstruksi


Retaining wall merupakan struktur dinding yang dibentuk untuk menahan erosi atau pergerakan paa tanah miring. Dinding penahan tanah acap kali ditemui pada bangunan atau struktur yang berada pada lahan miring. Apakah yang dimaksud dengan dinding penahan tanah ? apa fungsi dinding penahan tanah ? dan Apa saja contoh penggunaan dinding penahan tanah ? Mari kita diskusikan satu per satu.

 Retaining wall merupakan struktur dinding yang dibuat untuk menahan erosi atau pergerakan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) dalam Konstruksi
Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) dalam Konstruksi - urbanagcouncil.com

Pengertian Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall)

Dinding penahan tanah merupakan suatu konstruksi dinding yang dipakai untuk menahan tanah supaya tidak runtuh. Tanah lepas atau tanah alami dapat runtuh alasannya adalah kondisi tanah yang miring atau lereng yang kemantapannya tidak mampu dijamin oleh lereng tanah itu sendiri.

Posisi tanah yang tertahan atau miring bisa memperlihatkan gaya dorong pada struktur dinding sehingga struktur condong akan bergeser atau terguling. Suatu lereng yang akan diberi beban berupa bangunan akan lebih gampang longsor sehingga perlu diperkuat dengan struktur berupa retaining wall.

Baca juga : Cara Menghitung Jumlah Batako yang Dibutuhkan pada Dinding

Manfaat dan Fungsi Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall)

Ada banyak manfaat dan fungsi dari pembuatan dinding penahan tanah, berikut adalah fungsi utama dinding penahan tanah :
  • Menyokong tanah lepas atau tanah alami yang kurang stabil
  • Mencegah tanah dari ancaman kelongsoran.
  • Menahan kelongsoran alasannya beban air hujan, berat tanah dan gaya tekan dari atas
  • Menahan pergerakan tanah sehingga struktur bangunan lebih stabil
  • Mencegah resiko kelongsoran untuk area di bawah lereng

Aplikasi dan Penggunaan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall)

Dinding penahan tanah mampu diaplikasikan pada aneka macam kondisi struktur yang membutuhkan kekuatan untuk menahan gaya dorong tanah yang sungguh besar. Berikut ialah acuan penerapan dinding penahan tanah :

 Retaining wall merupakan struktur dinding yang dibuat untuk menahan erosi atau pergerakan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) dalam Konstruksi
Aplikasi dan Penggunaan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) - Hardiyatmo,2014

  • Jalan raya atau rel kereta api yang dibangun di segi/tepi lereng.
  • Jalan raya atau rel kereta api yang ditinggikan supaya mendapatkan perbedaan elevasi.
  • Jalan raya atau rel kereta api yang dibentuk lebih rendah agar menerima perbedaan elevasi.
  • Dinding penahan tanah yang menjadi batas pinggir saluran atau jalan masuk air.
  • Dinding penahan tanah khusus yang disebut flood walls, yang dipakai untuk menghemat/menahan banjir dari sungai.
  • Dinding penahan tanah yang digunakan untuk menahan tanah pengisi dalam menopang jembatan.
  • Dinding penahan yang dipakai untuk menahan tanah di sekitar bangunan atau rumah.
  • Dinding penahan tanah yang dipakai sebagai kawasan penyimpanan material bangunan mirip pasir, biji besi, dan lain-lain.
Baca juga : Cara Menghitung Biaya Pemasangan Tembok Batako

Jenis Dinding Penahan Tanah Sesuai Strukturnya (Retaining Wall)

Berdasarkan sistem konstruksinya, Ada beberapa macam dinding penahan tanah selaku berikut :

01. Dinding Penahan Tanah Type Gravitasi (gravity wall)

 Retaining wall merupakan struktur dinding yang dibuat untuk menahan erosi atau pergerakan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) dalam Konstruksi
Dinding Penahan Tanah Type Gravitasi (gravity wall) - Hardiyatmo,2014

Dinding jenis ini dibuat dengan beton tidak bertulang atau pasangan watu, umumnya pada dinding jenis ini dipasang tulangan pada permukaan dinding untuk menghalangi retakan permukaan akhir perubahan suhu.

02. Dinding Penahan Tanah Type Kantilever (Cantilever retaining wall)

 Retaining wall merupakan struktur dinding yang dibuat untuk menahan erosi atau pergerakan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) dalam Konstruksi
Dinding Penahan Tanah Type Kantilever (Cantilever retaining wall) - Hardiyatmo,2014

Dinding ini dibangun dari variasi dinding dengan beton bertulang yang berupa mirip aksara T. Ketebalan bab-bab relatif tipis dan diberi tulangan secara sarat untuk menahan momen maupun gaya lintang yang bekerja pada dinding tersebut. Stabilitas dinding ini diperoleh dari berat dinding penahan sendiri dan berat tanah diatas tumit tapak.

Baca juga : Daftar Harga Bata Merah, Batako dan Bata Ringan
 

03. Dinding Penahan Tanah Type Counterfort (counterfort wall)

 Retaining wall merupakan struktur dinding yang dibuat untuk menahan erosi atau pergerakan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) dalam Konstruksi
Dinding Penahan Tanah Type Counterfort (counterfort wall) - http://eprints.polsri.ac.id/3392/3/BAB%20II.pdf

Dinding ini tersusun dari dinding beton bertulang dengan ketebalan yang relatif tipis. Pada bagian dalam dinding dengan jarak tertentu didukung oleh pelat/dinding vertikal yang disebut dengan counterfort (dinding penguat). Ruang sisa di atas pelat pondasi diisi dengan tanah urug.

04. Dinding Penahan Tanah Type Buttress (butters Wall)

 Retaining wall merupakan struktur dinding yang dibuat untuk menahan erosi atau pergerakan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) dalam Konstruksi
Dinding Penahan Tanah Type Buttress (butters Wall) - http://eprints.polsri.ac.id/3392/3/BAB%20II.pdf

Dinding Buttress hampir sama dengan dinding kontrafort, hanya bedanya bagian kontrafort diletakkan di depan dinding. Dalam hal ini, struktur kontrafort berfungsi memikul tegangan tekan. Pada bab tumit, ukurannya lebih pendek dari pada bagian kaki.

Demikianlah mengenai pemahaman dinding penahan tanah, fungsi dan penggunaannya dalam konstruksi. Semoga bermanfaat dan mampu memperbesar pengetahuan pembaca sekalian.

Referensi :
  • http://eprints.polsri.ac.id/3392/3/BAB%20II.pdf
  • https://urbanagcouncil.com
  • Hardiyatmo, Hary Christady. 2014. Analisa dan Perencanaan Fondasi 1. Gadjah Mada University, Yogjakarta.

Sumber https://www.arsitur.com/