Tampilkan postingan dengan label Praktek Kepemudaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Praktek Kepemudaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2020

Laporan Praktek Acara Kepemudaan Pembuatan Kripik Pisang

Pada peluang kali ini kami bagikan suatu file Praktek Pelatihan Kepemudaan Tentang Pembuatan Kripik Pisang. Laporan praktik ini kami buat sebagai salah satu sarat  untuk memenuhi peran sebagai mahasiswa Universitas Terbuka Seperti apa bentuk dan Isinya? Praktek acara kepemudaan  Pembuatan Kripik Pisang Contents Cover Halaman i, ii, iii dst Bab I Pendahuluan Bab II Pelaksanaan Program Bab III Temuan dan Hasil Bab IV Penutup Download File Gratis pada bagian akhir post. Cover LAPORAN Praktek aktivitas kepemudaan Pembuatan “kripik pisang” PURWOHARJO – BANYUWANGI TUTOR : Drs. KUSNARI ROZY     Disusun Oleh : _______________ NIM. ............................. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ – UT JEMBER PUKJAR PURWOHARJO S 1 PGSD 20xx.x Back to Content ^ Halaman i, ii, iii dst KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat  Allah SWT penulis panjatkan, alasannya dengan rahmat-Nya penulis mampu dengan gampang mengerjakan  dan tanpa hambatan, mendapat kekuatan  serta bimbingan  sehingga dapat menuntaskan tugas  mata kuliah dalam bentuk laporan dengan baik. Dalam penulisan ini, penulis tidak lupa untuk menyampaikan terima kasih terhadap : 1. Orang tua yang saya sayangi 2. Bapak Kusnari Rozy  sebagaiTutorial Mata Kuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan. 3. Teman-sahabat yang saya banggakan Saya sebagai penulis, berterima kasi yang sebesar-besarnya sebab sudah memberikan perlindungan secara pribadi maupun tidak langsung kepada penulis, sehingga penulis dapat menuntaskan laporan ini dengan baik. Penulis menyadari bahwa penulisan laporan yang telah dibentuk masih mengalami kesalahan atau belum mencapai kesempurnaan. Untuk itu kritik dan saran yang membangun, penulis terima dengan senang hati. Penulis DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL i KATA PENGANTAR ii DARTAR ISI iii BAB  I   PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 2 C. Tujuan Umum 2 D. Rumusan Hasil Kegiatan 2 E. Kegunaan Program 3 BAB  II  PELAKSANAAN PROGRAM A. Tempat dan Waktu Pelaksanaan 4 B. Proses Pengolahan Pisang Menjadi Kripik Pisang 4 BAB  III TEMUAN DAN HASIL A. Temuan / hasil Evaluasi Proses 6 B. Gambaran 7 BAB  IV PENUTUP A. Kesimpulan 8 B. Saran 8 Back to Content ^ Bab I Pendahuluan A. Latar Belakang Sangatlah penting  dan Perlu di memahami pengembangan terhadap diri orang lain, berlawanan dengan dirinya sendiri tanpa ada niat dari seseorang yang mau dibangun untuk proses pengembangan jiwa. Seseorang,  utamanya para generasi muda harus terus berjalan dengan pelan. Karena diantara perjaka tersebut masih mempunyai jiwa yang labil dan ingin  menang sendiri, untuk mempertahankan indonesia bersatu, jauh dari segala bentuk penajajahan untuk itu penulis serta generasi muda dilingkungan Dusun Gukukrejo Rt. 02 Rw. IV Desa Purwoharjo Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan suatu bentuk pengembangan kesempatanlewat bidang perindrustrian yakni indrustri Kripik    pisang . Petani di pedesaan terutama di daerah lingkungan Purwoharjo , masih beberapa orang yang menanam pisang , secara besar dalam arti luas. Karena kebanyakan  mereka banyak menanam hanya untuk keluarga atau tidak dikembangkan, sehingga hasilnyapun belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh sebab itu perlu adanya pengolahan pisang  khususnya pada bagian buahnya diproduksi yang pada akhirnya mempunyai nilai irit  lebih. Untuk itu pada kesempatan ini akan mencoba pembuatan Kripik Pisang   yang bernutrisi tinggi dan mempunyai nilai ekonomis lebih dan terjangkau bagi kaum penduduk . B. Rumusan Masalah 1. Bagaimana perjuangan Kripik Pisang   dikalangan masyarakat utamanya di lingkungan desa Purwoharjo . 2. Bagaimanakah proses pembuatan pisang  menjadi Kripik Pisang   yang enak dan cantik 3. Seberapa besar laba yang diperoleh dari Kripik Pisang  . 4. Strategi apa yang dipakai untuk mempertahankan  usaha Kripik Pisang  . C. Tujuan Umum 1. Untuk mengetahui potensi perjuangan Kripik Pisang   dikalangan masyarakat. 2. Untuk mengenali proses pembuatan  / pengolahan pisang  menjadi Kripik Pisang   yang lezat dan cantik. 3. Untuk mengetahui seberapa besar laba yang diperoleh dari perjuangan Kripik Pisang  . 4. Untuk mengenali strategi yang digunakan  guna mempertahankan  perjuangan Kripik Pisang  . D. Rumusan Hasil Kegiatan Keluaran yang dibutuhkan  produk hasil olahan berupa Kripik Pisang   sebagai bentuk penciptaan potensi perjuangan gres yang  dapat diterima oleh penduduk biasa serta  membuka lapangan pekerjaan sendiri, selain itu juga memberikan alternatif  prosuk makanan ringan yang bernilai ekonomis lebih. E. Kegunaan Program 1. Meningkatkan  pengetahuan serta keahlian  dalam berwirausaha bagi generasi muda. 2. Meningkatkan  nilai hemat dan membuka lapangan pekerjaan gres. Back to Content ^ Bab II Pelaksanaan Program A. Tempat dan Waktu Pelaksanaan Pelaksanaan produksi Kripik Pisang  , dikerjakan mulai dari kosultasi, penyebaran angket, persiapan materi, alat dan lain-lain sebagai berikut : Pelaksanaan JAM HARI / TANGGAL 08.00 – 10.00 Minggu,  17Oktober 2010 07.00 – 15.00 Senin, 18 Oktober 2010 07.00 – 15.00 Selasa, 19 Oktober 2010 08.00 – 16.00 Rabu, 20 Oktober 2010 08.00 – 16.00 Kamis, 21 Oktober 2010 08.00 – 16.00 Jum’at 22 Oktober 2010 07.0 – 16.00 Sabtu, 23Oktober 2010 08.00 – 16.00 Minggu, 24Oktober 2010 08.0 – 16.00 Senin, 25 Oktober 2010 Proses    1  Konsultasi denga pihak yang lebih mengenali wacana produksi Kripik Pisang   secara intensif. Proses     2  Riset pemasaran dengan berbagai  cara di antaranya mewawancarai pemilik salah satu buah tangan di lingkungan Purwoharjo   Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya, berbagi angket-angket tentang produk Kripik Pisang   terhadap pelancong atau masyarakat sekitar. Setelah itu persiapan peralatan serta pelaksanaan bikinan Proses    3 Proses   penyempurnaan  produk, pemasaran dan penilaian. B. Proses Pengolahan Pisang  Menjadi Kripik Pisang Proses   1 Proses   persiapan pisang  menjadi kripik pisang   yang telah dipetik dari pohonnya lalu di kupas kulitnya dan di bersihkan  hingga bersih. Setelah itu masukan bahan biar pisang  menjadi gurih dan enak. Seperti penyedap rasa dan warna untuk dekorasi dari pisang  tersebut, misalnya kuning dengan cara direndam penyedap tersebut dan biarkan beberapa ketika. Panaskan  minyak diatas kompor sambil menanti pisang  di kupas tipis-tipis dengan alat pengupas. Setelah minyak telah panas, masukkan pisang  tersebut sedikit-demi sedikit gunakan penggorengan yang besar dan minyak goreng yang cukup banyak. Agar kian gurih goreng hingga kecoklatan dan kemudian angkat dan tiriskan. Proses   2 Pengemasan kripik pisang dalam plastik yang sedikit tebal dan desain semenarik mungkin guna mengikat / menawan konsumen. Proses   3 Pendistribusian kripik pisang  secara biasa dengan langsung terhadap pelanggan, pengecer dan lewat agen Back to Content ^ Bab III Temuan dan Hasil A. Temuan / Hasil Evaluasi Proses I. Proses Produksi 1. Kripik Pisang   dapat di konsumsi dengan keunggulan ialah rasanya lezat gampang terjangkau dan banyak disenangi penduduk . 2. Untuk mendaptkan materi pokok dalam pembuata bikinan ini terdapat kendala yaitu pencarian bahan baku yang sulit didapatkan. Solusinya ialah mencari di kawasan lain semoga menerima sumber materi baku yang berkwalitas dan selanjutnya proses bikinan. 3. Dalam proses produksi banyak mengalami hambatan yaitu alasannya adalah pengalaman pertama dan tim menggunakan resep baru dan kesudahannya banyak problem. Solusinya ialah memakai  materi yang  lebih diatas pasar dan tidak  memakai bahan pengawet misal pada plastik mesti lebih tebal. II. Proses Perizinan 1. Harus mendapat izin dari P-IRT (Prosuksi-Indrustri Rumah Tangga) 2. Harus menerima izin dari HO (Huru Hara) terkait dengan keselamatan buatan. 3. Harus menerima izin dari TDI (Tanda Daftar Indrusti) 4. Dinkes berkaitan  dengan produk tidak mengandung materi yang berbahaya bagi badan. 5. MUI berkaitan dengan produk halal atau tidak III. Proses Pemasaran Tim melakukan  uji coba terhadap kandidat pelanggan yang berada disekitar kawasan buatan, lokasi rekreasi dan stan sentra oleh-oleh, ialah dengan cara memberikan prosuk gratis sebaga imbalan pelanggan wajib menunjukkan komentar dengan impian usulan usulan tersebut mampu membangun poduksi tim dipasaran. Pada dikala pemasaran, tim melakukan  cara dengan penitipan, kalau terjual dibagi dan bila tidak terjual menjadi tanggung jawab tim. B. Gambaran Banyak aneka macam oleh-oleh, tetapi yang paling mudah dan tidak rumit pengolahannya yakni Kripik Pisang   yang memiliki nilai jual lebih dibanding produk-produk primer yang lain. Selain itu kalau berkembang akan menawarkan sumbang asih pada pemerintah kawasan dalam bentuk pajak serta bisa menampung tenaga kerja yang berada di sekeliling unit produksi. Back to Content ^ Bab IV Penutup A. Kesimpulan 1. Tanamanan Pisang  adalah SDA yang mampu menghasilkan laba maksimal jika di olah semaksimal mungkin. 2. Tanaman Pisang  mampu bersaing dengan produk-produk primer lainnya. 3. Banyak nutrisi dan kandungan zat yang dibutuhkan insan yang ada pada  tanaman pisang B. Saran 1. Kita  dapat melaksanakan observasi lebih lanjut sehingga mampu menghasilkan produk yang lebih baik. 2. Diperlukan  penemuan gres dalam  pembuatan kripik pisang sampai diperoleh berbagai rasa dapat menciptakan produk yang kaya cita rasa. 3. Untuk membuka perjuangan diperlukan modal, KUR (Kredit Usaha Rakyat) adalah solusinya. DAFTAR HADIR PESERTA Kegiatan Produksi Kripik Pisang Purwoharjo  – Cluring NO NAMA TANGGAL DAN BULAN KET OKTOBER 17 18 19 20 21 22 23 24 25 1 Jeki √ √ √ √ √ √ √ √ √ Nihil 2 Pupung √ √ √ √ √ √ √ √ √ Nihil 3 Agung √ √ √ √ √ √ √ √ √ Nihil 4 Isnatun √ √ √ √ √ √ √ √ √ Nihil 5 Risma √ √ √ √ √ √ √ √ √ Nihil 6 Bagas √ √ √ √ √ √ √ √ √ Nihil 7 Nafa √ √ √ √ √ √ √ √ √ Nihil FORMAT IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KEGIATAN KEPEMUDAAN Nama : ANIS YULIANSARI NIM : 815 695 884 POKJAR : PURWOHARJO UPBJJ – UT : JEMBER NO NAMA JENIS KEL PENDIDIKAN CITA-CITA L P 1 Jeki 1 MTs Dokter 2 Pupung 2 Sekolah Menengah Pertama Pengusaha 3 Agung 3 Sekolah Menengan Atas Insinyur 4 Isnatun 1 Sekolah Menengan Atas Polwan 5 Risma 2 Sekolah Menengah kejuruan Perawat 6 Bagas 4 STM Mekanik 7 Nafa 3 Sekolah Menengan Atas Dokter Kepala Desa Desa Purwoharjo Instruktur Mata Kuliah M.EDY SUPENO Drs. KUSNARI ROZY Back to Content ^ Dapatkan file secara lengkap berbentukpengaturan, gambar, tabel dan lain-lain dalam format microsoft word (.doc) pada link dibawah ini !! Dowwload Makalah Praktek acara kepemudaan Pembuatan Kripik Pisang Format Microsoft Word (.doc) Halaman Pengesahan dll

Proposal Pelatihan Aktivitas Pepemudaan Pengerjaan Kripik Pisang

Isi Makalah
Sumber https://somadrug1.blogspot.com

Minggu, 22 November 2020

Anjuran Kegiatan Kepemudaan Di Organisasi Bola Volley

Post kali ini kami bagikan ihwal Proposal Kegiatan Kepemudaan di Organisasi Bola Volley, selaku laporan Proposal Kegiatan Kepemudaan di Organisasi Bola Volley juga akan kami bagikan pada post selanjutnya. Proposal Kegiatan Kepemudaan di Organisasi Bola Volley Contents Cover Kelengkapan Pendahuluan Pelaksanaan Program Penutup Cover P R O P O S A L PRAKTEK KEGIATAN PELATIHAN KEPEMUDAAN DI ORGANISASI “ K A R Y A  U T A M A  ” DESA BAGOREJO KECAMATAN SRONO TUTOR : Drs. KUSNARI ROZY   Disusun Oleh : __ NIM.  .. S 1 PGSD UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ – UT JEMBER PUKJAR PURWOHARJO Back to Content ^ Kelengkapan KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan  kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami mampu menyusun Proposal Praktek Pembinaan Kepemudaan ini dengan baik. Tujuan dari pembuatan anjuran ini yakni memberikan gambaran tentang aktivitas para pemuda lewat program training bidang olah raga Bola Volly. Peran aktif dari semua pihak sungguh kami kehendaki semoga aktivitas ini dapat berlangsung tanpa gangguan sesuai yang diperlukan. Semoga segala sumbangan dan kerjasama semua pihak yang memberi perlindungan mendapat imbalan yang lebih baik dari Allah SWT. Demikianlah penyusunan ajuan laporan praktik Program Pembinaan Kepemudaan ini. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan usulan ini tidak terlepas dari kekurangan dan kesalahan. Besar cita-cita kami atas kritik dan anjuran yang membangun demi kesempurnaan tawaran ini. Bagorejo,   Oktober 2010 Penulis, DAFTAR ISI Halaman Judul i Kata Pengantar  ii Daftar Isi iii BAB   I    PENDAHULUAN I. Latar Belakang 1 II. Rumusan Masalah 3 III. Rumusan Hasil Kegiatan  3 IV. Manfaat Hasil Kegiatan 4 BAB   II   PELAKSANAAN PROGRAM I. Tempat dan Waktu Pelaksanaan 5 II. Materi Kegiatan 5 III. Subjek Penelitian 5 IV. Sarana dan Prasarana 6 V. Kepanitiaan  6 VI. Biaya Pembinaan 7 BAB   III  PENUTUP Penutup 8 Back to Content ^ Pendahuluan I. Latar Belakang Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya insan bisa dilakukan  pada jalur formal dan non formal. Dalam jalur formal bisa lewat forum pendidikan sekolah, sedang jalur non formal salah satu diantaranya yakni melalui lembaga kepemudaan. Generasi muda ialah penerus kita dan anda dalam membangun masyarakat madani yang dicita - citakan menuju Indonesia yang makmur. Setelah diberlakukannya Undang - undang nomor 32 tahun 2004 wacana Pemerintah Daerah, terjadi pergantian yang fundamental dalam bidang pemerintahan, dari pemerintah yang bersifat sentralistik ke desentralistik. Dengan pergantian tersebut, maka pemerintah kawasan memiliki peran yang sangat besar, sehingga membutuhkan sumber daya yang berkualitas, biar sumber daya yang ada disuatu daerah mampu dikelola dengan baik. Sebagai salah satu modal dasar dalam pembangunan maka cowok perlu dihimpun dan dibina semoga mereka benar - benar mampu mengambil tugas aktif dalam pembangunan didaerah. Untuk itu, diharapkan konsep yang tepat dalam pembinaan forum kepemudaan biar keberadaannya benar - benar mampu menumbuhkembangkan motivasi dan kreativitas pemuda. Selama ini peran forum kepemudaan belum berperan aktif dan belum menampakkan hasil yang kasatmata dalam pembangunan, padahal pemuda yakni generasi penerus dan berpeluang besar dalam pembangunan tempat sebab usianya yang produktif. Pemuda yaitu masyarakatyang berusia antara 15 - 35 tahun berdasarkan sensus 2003, sekitar 2% tidak pernah sekolah, 16 % masih sekolah dan 82% sudah tidak bersekolah lagi. Tingginya ongkos hidup dan sulitnya lapangan pekerjaan pada selesai - akhir ini kian menambah tingginya anak putus sekolah. Masalah lain yang cukup serius dihadapi oleh pemuda kecuali persoalan pendidikan dan sulitnya mencari lapangan kerja ialah maraknya masalah - problem sosial di kelompok muda, mirip kriminalitas, premanisme, narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan HIV / AIDS. Fakta diatas memperlihatkan bahwa peran dan partisipasi pemuda dalam pembangunan, khususnya yang berhubungan dengan kewirausahaan dan ketenaga kerjaan masih rendah. Oleh alasannya itu, perlu ada sebuah upaya untuk memajukan peran pemuda dalam pembangunan dengan berbagai kebijakan. Untuk meningkatkan peran dan partisipasi persoalan dalam pembangunan, banyak sekali pihak yang berkompeten menanggulangi masalah kepemudaan mampu menciptakan program - program sehingga para cowok mampu ikut serta di banyak sekali bidang pembangunan, sosial, politik, ekonomi, budaya dan agama memiliki peluangdalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan serta terlindungi dari bahaya penyalahgunaan obat, minuman keras, penyebaran penyakit HIV/AIDS dan penyakit menular. Salah satu upaya penanganan persoalan kepemudaan ialah memajukan kernbmpuan dan tugas  cowok melalt i Karang Taruna. Oleh alasannya adalah itu, anggota karang taruna ialah para pemuda, terutama mereka yang putus sekolah dan tidak memiliki pekerjaan. Program pendidikan yang dapat diberikan dikarang taruna, antara lain pembinaan dibidang elektronika, olah raga, kerajinan tangan, kesenian, training menjahit dan memasak. II. Rumusan Masalah Permasalahan mendasar ketika ini yaitu lembaga kepemudaan yang tidak diatur dengan baik dan diarahkan, maka dampaknya peluangdasar dari pemuda tidak akan menawarkan arti apa - apa. Pada hal cowok - cowok yaitu generasi penerus dan potensial besar dalam pembangunan daerah sebab usianya yang produktif. Apabila forum kepemudaan tersebut dapat diatur dan dikembangkan dengan baik, maka akan menghasilkan sesuatu yang sangat berkhasiat untuk perkembangan tempat. Dengan demikian kami selaku calon sarjana yang diperlukan mampu berperan dalam mengembangkan mutu sumber daya manusia tidak hanya pada jalur formal, yang salah satu diantaranya ialah melalui lembaga kepemudaan. Dalam mengatasi persoalan kepemudaan adalah meningkatkan peran dan kesanggupan cowok lewat karang taruna. Dan program  yang diberikan diharapkan  bisa meningkatkan kualitas dan potensi perjaka. III. Rumusan Hasil Kegiatan Hasil yang diperlukan dari acara kepemudaan ini akan membentuk generasi muda yang bermutu, mengaktifkan forum kepemudaan, dan menumbuh kembangkan motivasi dan kreativitas cowok serta perjaka yang sehat jasmani dan rohani. Sehingga para generasi muda dapat melindungi diri dari ancaman penyalahgunaan obat, minuman keras, dan penyakit menular di kelompok perjaka. Serta dapat membuat lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri, disamping itu dapat mengembangkan potensi perjaka dalam kewirausahaan, kepeloporan clan kepemimpinan dalam pembangunan. IV. Manfaat Hasil Pelatihan Hasil training ini akan menawarkan manfaat bagi peningkatan tugas perjaka - pemuda diantaranya ialah : 1. Akan terwujud keserasian kebijakan cowok di aneka macam bidang pembangunan. 2. Memperluas kesempatan menemukan pendidikan dan kemampuan. 3. Memperluas tugas  serta pemuda dalam pembangunan social, politik, ekonomi, budaya dan agama. 4. Meningkatkan potensi perjaka dalam kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan dalam pembangunan. 5. Melindungi segenap generasi muda dari bahaya penyalah gunaan obat, minuman keras, penyebaran penyakit HIV/AIDS dan penyakit menular dikalangan cowok. Back to Content ^ Pelaksanaan Program I.                   Tempat dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan olah raga Karya Utama dijalankan di lapangan dusun Krajan Desa Bagorejo Kecamatan Srono dan waktu pelasanaanya sesuai acara berikut : WAKTU KEGIATAN HARI DAN TANGGAL JAM Senin, 18 / 10 / 2010 15.00 – 17.15 Selasa, 19 / 10 / 2010 15.00 – 17.15 Rabu, 20  / 10 / 2010 15.00 – 17.15 Kamis, 21 / 10 / 2010 15.00 – 17.15 Jum’at,  22/ 10 / 2010 15.00 – 17.15 Senin, 23 / 10 / 2010 15.00 – 17.15 Selasa, 24 / 10 / 2010 15.00 – 17.15 II.                Materi Peltihan Materi aktivitas yang diberikan dalam kegiatan ini ialah perlindungan pembinaan wacana dasar-dasar permainan bola volly hingga permainan bola volly yang bagus dan benar, serta faedah yang deperoleh dari bahan rohani dan segi sosial diantaranya memupuk rasa solidaritas dan koordinasi antar pemuda dan pemudi. III.            Subjek Pelatihan Subjek dalam pelatihan ini diputuskan berdasarkan pertimbangan - pendapattertentu. Pertimbangan yang dimaksud ialah aspek belum pernah diadakan pembinaan dan acara seperti ini, dalam hal ini yang menjadi subjek yakni para perjaka yang ada disekitar kawasan tersebut yang belum pernah mengikuti training. Berikut data pemuda yang berhasil kami data : NO NAMA IDENTITAS MINAT KEG. KEPEMUDAAN CITA-CITA JENIS KEL USIA PENDIDI-KAN 1 Sinta Perempuan 20 Sekolah Menengan Atas Bola Volly Bidan 2 Novi Perempuan 20 SMA Bola Volly Guru 3 Nita Perempuan 21 Sekolah Menengan Atas Bola Volly Polwan 4 Aulia Perempuan 23 SMK Bola Volly Bidan 5 Ana Perempuan 20 SMA Bola Volly Guru 6 Silvi Perempuan 21 SMA Bola Volly Guru 7 Bella Perempuan 21 Sekolah Menengah kejuruan Bola Volly Dokter IV.            Sarana dan Prasarana Saran dan prasarana yang dipakai untuk pelatihan  ialah rumah milik organisasi “ Karya Tunggal ” Baik lapanga maupun bola serta peralatan lainnya demi kelangsungan kegiatan pembinaan ini. Karena di organisasi ini memang telah ada fasilitas yang kami perlukan V.                Kepanitiaan Susunan panitia dalam  kegiatan training ini ialah  selaku berikut : Pelindung             : Kepala Desa Bagorejo Penasehat             : Drs.Hartanto Ketua                    : Edi Sucipto Sekretaris             : Anggun Inka Dia Krisna Bendahara            : Harsono VI.            Biaya Pembinaan Untuk melaksanakan training ini pasti dibutuhkan dana, dalam hal ini ongkos berasal dari kami sendiri selaku pihak  yang melaksanakan praktek dan perlindungan dari berbagai pihak. Adapun dana dialokasikan sebagai berikut : NO URAIAN KEGIATAN JUMLAH BIAYA (Rp.) 1. Uang Masuk -       Dana dari langsung -       Dana dari sumbangan 500.000 600.000 2. Uang Keluar -       Konsumsi -       Penulisan Laporan 900.000 100.000 3. Saldo 100.000 Back to Content ^ Penutup Demikian penyusunan proposal pelaksanaan praktek pelatihan kepemudaan di Organisasi “Karya Tunggal ” Dusun Krajan  Desa Desa Bagorejo Kecamatan Srono. Tentu ajuan ini masih jauh dari kesempurnaan, jadinya kritik dan usulan yang bersifat  membangun sungguh kami inginkan demi kebaikan  kita bersama. Kepada semua pihak yang telah menolong terselenggaranya kegiatan ini kami sampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya. Bagorejo,      Oktober  2010 Ketua Sekretaris Drs. Hartanto Anggun Inka D.K. Menyetujui, Ka. Desa Bagorejo Drs. PURNOMO Back to Content ^ Dapatkan file secara lengkap berupa pengaturan, gambar, tabel dan lain-lain dalam format microsoft word (.doc) pada link dibawah ini !! Dowwload Makalah Proposal Kegiatan Kepemudaan di Organisasi Bola Volley Format Microsoft Word (.doc)   Halaman Pengesahan dll

Laporan Kegiatan Kepemudaan Di Organisasi Bola Volley

Isi Makalah
Sumber https://somadrug1.blogspot.com

Sabtu, 21 November 2020

Laporan Praktek Pelatihan Kepemudaan Dalam Pembinaan Teknik Pembuatan Kripik Pisang Di Organisasi Remaja Masjid

Isi Makalah
Sumber https://somadrug1.blogspot.com

Tawaran Praktek Pelatihan Kepemudaan Dalam Pelatihan Teknik Pembuatan Kripik Pisang Di Organisasi Akil Balig Cukup Akal Masjid

Isi Makalah
Sumber https://somadrug1.blogspot.com

Jumat, 20 November 2020

Usulan Praktek Aktivitas Pembinaan Kepemudaan Di Organisasi Remaja

Isi Makalah
Sumber https://somadrug1.blogspot.com