Tampilkan postingan dengan label karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juni 2021

Casablancka Residence / Akal Pradono Architects

Casablancka Residence / Budi Pradono Architects

Spesifikasi Proyek

  • Arsitek : Budi Pradono Architects
  • Lokasi : Kabupaten Tabanan, Bali, Indonesia
  • Arsitek utama : Budi Pradono
  • Asisten Arsitek : Arief Mubaraq, Hendrawan Setyanegara, Eka Feri Rudianto, Anggita yudisty Zurman Nasution
  • Luas : 573,42 m2
  • Tahun proyek : 2016
  • Foto : Fernando Gomulya 

Deskripsi Singkat

Perspektif Udara

Review desain kali ini ialah sebuah Rumah yang terletak di Kelating, Tabanan, Bali. Pemiliknya berjulukan Casablancka. Lokasi rumah ini cuma berjarak setengah jam dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Rumah ini dibangun menyesuaikan diri pada lokasi, dengan kontur miring ke sungai dan juga mengadaptasi Rumah Jawa eksisting yang ada yang akrab dengan sungai.

Konsep Masterplan


Konsep Masterplan

Strategi Masterplan ini yakni dengan menerapkan konsep Arsitektur Bali. Zonasi dengan mengembangkan rancangan Tri Mandala yakni desain spasial yang menggambarkan tiga bab alam, dari Nista Mandala - dunia luar dan bawah, Madya Mandala - Wilayah tengah menengah, ke Utama Mandala - kawasan suci paling dalam dan terpenting.

Dimana di sisi tengah yakni ruang akasa atau ruang kosong atau zen. Ini bisa dijadikan kawasan bermain dan berkumpul. Ruang ini juga menjadi alat komunikasi bagi orang-orang yang tinggal di kediaman ini. Ini juga mewakili dua budaya klien yang berbeda, antara barat dan timur, antara Prancis dan Indonesia.

Baca juga : Mengenal Gaya Desain Transitional (Gaya Peralihan) dan Contohnya

Ruang Menghadap Tengah
Selanjutnya Konsep Arsitektur Bali perihal Sanga Mandala dipraktekkan pada beberapa paviliun yang terpisah dan penempatannya senantiasa dikontrol ke arah tengah. Sanga Mandala ialah desain spasial perihal arah yang membagi area menjadi sembilan bab sesuai dengan delapan arah kardinal utama dan suatu sentra (klimaks).

Pola komposisi massanya juga mengacu pada contoh Swastika. Di rumah tradisional Bali wajar , desain dibagi menjadi sembilan komposisi dan juga berisikan beberapa paviliun yang terpisah. Kediaman ini merupakan interpretasi dari desain ini dengan sentuhan desain terbaru.

Konsep Bangunan


Konsep Bangunan
Konsep bangunan Rumah ini yakni transformasi bangunan tradisional Bali yang diberi nama Taring. Taring yaitu struktur instalasi sementara yang yang dibuat dari bambu yang biasanya dibentuk oleh masyarakat Bali untuk aktivitas khusus mirip akad nikah, kremasi, dan lain-lain.

Yang paling penting dalam rancangan Taring yakni pemisahan antara lantai, dinding, dan struktur atap. Yang berdiri sendiri tetapi itu mempunyai korelasi dengan yang lain, rancangan inilah yang akan diimplementasikan di kediaman Casablancka.

Aplikasi Desain Tropis


Desain Tropis

Dalam proyek ini sang arsitek berupaya untuk menenteng orang-orang semoga dekat dengan alam. Dinding dibentuk sesederhana mungkin tergantung kebutuhannya. Dindingnya yang dibuat dari watu bata yang dibuat secara setempat. Posisinya diatur zig zag sejajar dan diletakkan beton di dalamnya.

Ini akan mengurangi suhu panas tetapi pada ketika bersama-sama membawa interior menjadi warna natural dnegan warna oranye bata. Karena bangunannya ada di daerah tropis maka semua massa bangunan bisa dibangun terbuka semoga lebih dekat dengan alam.

Baca juga : Mengenal Gaya Desain Transitional (Gaya Peralihan) dan Contohnya

Pilihan Material


Pilihan Material

Bangunan ini juga memakai Struktur Bambu yang bangkit secara independen sebagai struktur kolom dan sebagai struktur penunjang atap, cahaya alami akan masuk ke bangunan dari beling di atas dinding bata.

Lantai bangunan ini berisikan dua tipe. Salah satunya yaitu warna semen bubuk-bubuk produksi tangan oleh masyarakat lokal. Dan yang kedua yaitu kerajinan tangan semen berwarna-warni dari Jawa mirip yang digunakan untuk bab bangunan kolonial tahun 1930 an.

Material Interior
Dindingnya menggambarkan perbatasan antara ruang dalam dan ruang luar, Rumah ini berisi dinding yang yang dibuat dari batu bata dan dinding yang yang dibuat dari beling bening. Ini untuk menghubungkan penghuni kekinian dengan alam.

Kolom struktur utama terbuat dari beton dan baja untuk mendatangkan kesan terbaru selaku kombinasi antara budaya Timur dan Barat, antara bambu tradisional dan bahan industri lainnya.

Konsep Interior


Konsep Interior
Konsep Interior Residen ini ialah transformasi dan sebuah perpaduan antara budaya Timur dan Barat. Sebagian besar mebel memakai materi daur ulang dari furnitur tahun 1940-an. Warna dikombinasi dengan memakai warna lembut kain biru dan putih serta dilengkapi furnitur kayu bau tanah dari Jawa.

Referensi :

Sumber https://www.arsitur.com/

Selasa, 04 Mei 2021

Pola Karya Arsitektur Neo Vernakular

Arsitektur neo-vernakular, banyak didapatkan bentuk-bentuk yang sungguh modern namun dalam penerapannya masih memakai desain usang daerah lokal yang dikemas dalam bentuk yang terbaru.

Arsitektur neo-vernakular ini menawarkan suatu bentuk yang terbaru tapi masih memiliki image tempat setempat walaupun material yang dipakai ialah bahan modern mirip beling dan logam.

Dalam arsitektur neo-vernakular, ilham bentuk-bentuk diambil dari vernakular aslinya yang  dikembangkan dalam bentuk modern. Berikut adalah teladan karya bergaya Arsitektur Neo Vernakular yang memberi inspirasi.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Indonesia)

bentuk yang sangat modern namun dalam penerapannya masih menggunakan konsep lama daerah se Contoh Karya Arsitektur Neo Vernakular
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Indonesia)


Berada di tempat  sub urban Kota Jakarta dengan kapasitas 9 juta orang. Dirancang oleh Paul Andreu dari Prancis. Sebagian besar berkonstruksi tiang dan balok (dari pipa-pipa baja) yang diekspose. Unit-unit  dalam  terminal  dihubungkan dengan selasar terbuka yang sangat tropikal, sehingga pengunjungnya merasakan udara alami dan sinar matahari. Unit ruang tunggu memakai arsitektur Joglo dalam dimensi yang lebih besar.

bentuk yang sangat modern namun dalam penerapannya masih menggunakan konsep lama daerah se Contoh Karya Arsitektur Neo Vernakular
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Indonesia)

Namun bentuk maupun metode konstruksinya tidak berlawanan dari sopo guru dan usuk, dudur, takir, dan lain-lain dari elemen konstruksi Jawa. Penggunaan material modern tetapi memiliki penampilan mirip kayu yang diterapkan pada kolom- kolom di ruang tunggu menunjukkan kesan yang terbaru namun natural.

Baca juga : 20+ Inspirasi Fasad Rumah Minimalis 1 Lantai dengan Atap Limasan

Kuala Lumpur International Airport (Malaysia)

bentuk yang sangat modern namun dalam penerapannya masih menggunakan konsep lama daerah se Contoh Karya Arsitektur Neo Vernakular
Kuala Lumpur International Airport (Malaysia)

Airport yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia ini dirancang oleh Dr. Kisho Kurokawa. Airport berkapasitas 25 juta orang dalam rencana pengembangannya akan dibentuk jalur penghubung antara Kuala Lumpur dengan sentra kota. Di lahan seluas 10.000 ha ini  Dr.  Kisho  Kurokawa merancang airport ini dengan gaya pencampuran identitas nasional Malaysia dengan fasilitas high-tech sehingga dapat merefleksikan Malaysia yang terbaru.

Kuala Lumpur International Airport (Malaysia)


Airport ini menjadi simbol kebanggaan Nasional Malaysia dan menjadi kesan pertama yang menarik ketika para penumpang datang di Malaysia. Kuala Lumpur International Airport merupakan bangunan neo-vernakular yang memiliki konsep vernakular yang cukup jelas, penggunaan bentukan dan material atap yang melengkung merefleksikan Malaysia yang sangat kental nuansa Islaminya tetapi dengan sentuhan material terbaru  menjadi sangat terbaru namun tidak meninggalkan bagian vernakularnya.

Baca juga : Pengertian Arsitektur Vernakular Ciri-ciri dan Contohnya

Asakusa Tourist Information Center (Jepang)

bentuk yang sangat modern namun dalam penerapannya masih menggunakan konsep lama daerah se Contoh Karya Arsitektur Neo Vernakular
Asakusa Tourist Information Center

Asakusa Tourist Information Center merupakan karya Kengo Kuma, yang ialah sayembara rancangan Tourist Hotpsot yang diadakan pada tahun 2008 oleh pemerintah Distrik Taito dan diikuti oleh 300 akseptor. Bangunan ini terletak di seberang kuil Shinto di Jepang, Kuil Kinruzan Sensoji yang ialah objek wisata utama di Asakusa, Tokyo. Asakusa populer sebagai kota dengan atmosfer shitamachi yang kental. Kuil Sensoji terkenal dengan lampion berskala besar yang diletakkan pada gerbang Kaminari.

Asakusa Tourist Information Center


Karya kengo kuma ini merupakan reinterpretasi arsitektur vernacular dari bangunan machiya. Machiya ialah townhouse tradisional Jepang, berbentukrumah yang yang dibuat dari material kayu dengan fasad sempit dan berbentukmassa memanjang kebelakang.

Mapungubwe Interpretation Centre (Afrika)

bentuk yang sangat modern namun dalam penerapannya masih menggunakan konsep lama daerah se Contoh Karya Arsitektur Neo Vernakular
Mapungubwe Interpretation Centre

Mapungubwe Interpretation Centre merupakan karya Peter Rich. Terletak di Afrika Selatan bab utara yang berbatasan dengan Botswana dan Zimbabwe, serta termasuk dalam kawasan Unesco World Heritage Site. Lokasi bangunan ini selain ialah tempat yang kaya dengan cultural heritage, juga mempunyai kekayaan tanaman dan fauna serta ialah daerah bekas tambang emas pertama di Afrika.

bentuk yang sangat modern namun dalam penerapannya masih menggunakan konsep lama daerah se Contoh Karya Arsitektur Neo Vernakular
Mapungubwe Interpretation Centre


Kubah-kubah lengkung ini didesain dengan mengadaptasi tata cara konstruksi setempat yang telah berumur 600 tahun dalam upaya untuk menciptakan bangunan yang low-cost serta ramah lingkungan. Material utama bangunan ini yakni batu wajahdan ubin sebagai pelapis dinding, serta kayu jenis mopane.

Demikianlah tentang teladan karya arsitektur neo vernakular, sebernarnya masih banyak lagi karya yang lahir dan ini menjadi suatu wadah pelestarian budaya dalam arsitektur kontemporer.

Sumber https://www.arsitur.com/

Senin, 22 Februari 2021

Top 10 Karya Arsitektur Terpopuler Dunia 2018

Berikut yaitu Top 10 Karya Arsitektur Terpopuler Dunia 2018

1. Junya Ishigami di Cartier Foundation, Paris
Junya Ishigami

Bangunan ini memiliki atap tak berujung disokong di bidang kerikil besar. Karya arsitektur ini ialah kedai makanan seperti gua yang tenggelam ke tanah dan lalu dimasuki dari bawah. Kolom bangunan ini sungguh tipis sehingga Anda hampir tidak bisa melihatnya dengan mata telanjang. Struktur yang cukup puitis karya arsitek muda Jepang Junya Ishigami menyanggupi Cartier Foundation dalam suatu ekspo ruang yang menarik mata, yang menawarkan jenis arsitektur yang sungguh berlainan, lebih akrab dengan fenomena alam ketimbang karya arsitektur yang lain.

2. Qattan Foundation, Ramallah, oleh Donaire Arquitectos
Bangunan ini bertengger di sebuah bukit di tepi kota Ramallah, Tepi Barat. Karya arsitektur ini bangun sebagai mercusuar yang berkilauan. Yayasan Qattan membuka demam isu panas ini dan melawan semua kemungkinan alasannya berani membangun di bawah tekanan Israel. Bangunan ini juga menawarkan galeri, perpustakaan, teater, kawasan tinggal seniman dan studio untuk tarian dan seni, bersama dengan salah satu plaza publik pertama di kota. Karya arsitektur ini yaitu tempat yang dinantikan-tunggu dan sangat dibutuhkan untuk merayakan budaya kekinian Palestina.

3. Battersea Arts Centre, London, oleh Haworth Tompkins
Bahan fire mid construction umumnya tidak dipercaya selaku struktur bangunan, namun berlainan untuk bangunan Battersea Arts Center. Ketika kobaran api sempat memusnahkan aula agung bangunan sebelumnys, arsitek Haworth Tompkins diberi potensi untuk menciptakan salah satu ruang pentastermasyur di London dari sisa-sisa kebakaran tersebut. Seiring dengan mendesain bangunan aula baru, langit-langit yang spektakuler didesain khusus untuk aula yang baru dan mereka sudah melaksanakan sedikit pergantian di seluruh gedung. Arsitek ini masuk dan membuat daerah gila untuk bersuka ria dalam karya arsitektur yang bersejarah.

4. Charles Rennie Mackintosh di Galeri Seni Kelvingrove, Glasgow
Momen yang menonjol yakni pentasensiklopedia di Kelvingrove Art Gallery, yang mengungkapkan betapa dulu Mackintosh bangkit. Dengan serangkaian gambar, furnitur, dan versi yang memukau, yang memadukan perpaduan unik antara seni nouveau dengan bentuk-bentuk Jepang dan motif-motif barot Scots yang bergairah.

5. Goldsmiths CCA, London, oleh Assemble
Bangunan permanen pertama yang dibuat oleh golongan arsitektur muda Assemble, Center for Contemporary Art for Goldsmiths New College di London tidak mengecewakan. Mengambil alih rumah boiler dari pemandian lazim Victoria, para arsitek menyulap urutan ruang yang mengasyikkan, menghidangkan kekhasan yang kompleks dan menciptakan pemanis gres yang berani. Perhatian khusus diberikan pada detail bikinan tangan, dari ubin semen salmon-pink untuk dingklik kafe emas berkilauan.

6. 15 Clerkenwell Close, London, oleh Amin Taha
Ini ialah salah satu gedung perkantoran dan apartemen paling orisinal dan lucu di London dalam waktu yang usang - proyek pemenang penghargaan Amin Taha menjadi berita utama tahun ini ketika dewan Islington bersikeras bahwa itu harus dihancurkan. Mereka mengklaim fasad yang mencolok dari balok batu yang kurang lebih tidak cocok dengan aplikasi penyusunan rencana (yang disengketakan Taha), dan itu tidak sesuai dengan area lokal. Mereka benar: itu jauh lebih baik daripada sebagian besar sampah terdekat yang mereka beri izin.

7. Royal Academy, London, oleh David Chipperfield
Anda mungkin telah mendatangi Akademi Royal dengan penampilan gres dan sukar sekali mengetahui di mana £ 56 juta telah dihabiskan. Tapi itulah keindahan dari proyek renovasi dan ekspansi yang damai ini, yang menghubungkan kedua segi dari lokasi yang luas, menggali lebih jauh ruang festival dan kuliah, sambil menciptakan kedatangan penting Sekolah RA - daya kehidupan awut-awutan dari institusi antik - tampakbagi pertama kali.

8. Kettle's Yard, Cambridge, oleh Jamie Fobert
Empat belas tahun dalam pengerjaan, perpanjangan Jamie Fobert ke galeri Kettle's Yard di Cambridge patut dinantikan. Proyeknya melanjutkan skala domestik kompleks pondok, yang semula yaitu rumah kurator Tate Jim Ede. Galeri-galeri baru yang terang di Fobert sudah dengan cerdas dijahit ke dalam situs yang ketat, merujuk pada tumpukan bangunan yang ada dengan rincian yang garang, mirip tangga baja mentah besar dan meja resepsionis kayu ek yang besar.

9. Denise Scott Brown dianugerahi Medali Soane
Mungkin telat 30 tahun, tetapi saat arsitek, perencana, dan ahli teori Denise Scott Brown dianugerahi Medali Soane tahun ini, itu ialah cara kecil untuk menebus seluruh karir diabaikan dalam bayang-bayang suaminya Robert Venturi . Salah satu penulis Learning from Las Vegas, Scott Brown yaitu seorang pemikir yang sangat berpengaruh yang, dalam pelukannya ihwal bahasa sehari-hari di pinggir jalan, memperluas definisi perihal apa itu arsitektur.

10. V&A Dundee, oleh Kengo Kuma
Sebagian tampang tebing, sebagian galleon, V&A Dundee yang gres kesudahannya tiba di tepian Tay seperti kapal ajaib yang berlayar dari ranah lain, terlambat empat tahun dan dua kali lipat dari budget. Dari erat, detailnya yang kikuk menyisakan sesuatu yang diinginkan, namun bentuk pahatan yang kuat berisi “ruang publik” gres yang murah hati untuk kota, bareng dengan sepasang ruang bazar yang hebat di mana dongeng mempesona dari rancangan Skotlandia diceritakan.

Referensi : theguardian.com
Sumber https://www.arsitur.com/

Sabtu, 27 Juni 2020

Tokoh Arsitektur Klasik Dan Karyanya

Arsitektur Klasik ialah arsitektur yang berkembang pada periode ke-14. Arsitektur klasik terbagi menjadi Arsitektur Klasik Yunani dan Arsitektur klasik Romawi. Tokoh arsitektur klasik dan karyanya akan dibahas masing-masing sebagai berikut :

Michelangelo Di Lodovico Buonarroti Simoni

Michelangelo di Lodovico Buonarroti Simoni ialah salah satu tokoh Arsitektur Klasik yang lahir di Caprese akrab Arezzo, Republik Florence (sekarang Toskana, Italia) pada tanggal 6 Maret 1475 dan  meninggal di Roma, Negara Gereja (era kini Italia), 18 Februari 1564 pada umur 88 tahun).

Selain Arsitek Michelangelo juga ialah seorang pelukis, pemahat, pujangga di zaman Renaissance. Michelangelo ialah tokoh yang mempunyai karakter perfeksionis dan karyanya banyak dipajang di Altar Gereja.

Beberapa contoh karya Tokoh Arsitektur Klasik karya Michelangelo yang populer diantaranya yakni :

Laurentian Library

Laurentian Library (reddit.com)

Laurentian Library atau Medici Library merupakan suatu perpustakaan bersejarah di kota Florence, Italia. Dekorasi perpustakaan ini dibuat beriringan dengan konstruksi aktualnya sehingga menimbulkan perpustakaan ini salah satu karya paling terpadu dari zaman Renaissance yang mampu ditemukan di Florence.


Denah Laurentian Library (wikiwand,.com)

Denah dari perpustakaan ini mampu kita lihat pada gambar di atas. Denah pertanda adanya contoh susunan yang berjajar untuk meletakan meja dan dingklik.

Piazza Del Campidoglio

Piazza Del Campidoglio (flickr.com)

Piazza del Campidoglio terletak di puncak Bukit Capitoline dan merupakan alun-alun modern pertama yang dirancang di Roma. Bukit Capitoline berisi beberapa reruntuhan permukaan tanah purba, sebab mereka nyaris seluruhnya ditutupi oleh palazzi Abad Pertengahan dan Renaissance (sekarang menjadi rumah bagi Museum Capitoline) yang mengelilingi piazza, suatu tata kota yang dirancang oleh Michelangelo.

St. Peter's Basilica

St. Peter's Basilica (youtube.com)

Basilika Santo Petrus merupakan sebuah basilika utama Kristen yang terletak di Kota Vatikan yang dikelilingi oleh Roma. Bangunan ini diklaim selaku gereja paling besar yang pernah dibangun dengan luas area 23.000 m² dan memiliki kapasitas yang dapat menampung lebih dari 60.000 orang. Bangunan ini termasuk salah satu situs tersuci dalam Kekristenan. Pembangunan basilika ini dimulai pada 1506 dan selsai pada 1626.

Giovanni Lorenzo Bernini

Gian Lorenzo Bernini ialah salah satu tokoh Arsitektur Klasik dari Italia. Bernini lahir di Napoli pada 7 Desember 1598 dan meninggal di Roma, pada 28 November 1680.

Bernini juga merupakan seorang artis Italia yang sebagian besar berkarya di kota Roma. Ia yakni seorang pematung terkemuka pada saat itu. Disamping menjadi Arsitek, Bernini juga hebat dalam melukis, menulis drama, merancang karya seni yang yang dibuat dari logam dan tempat pertunjukan.

Beberapa contoh karya Tokoh Arsitektur Klasik karya Bernini yang terkenal diantaranya adalah :

Piazza of St. Peter - Vatican (1656-1667)

Piazza of St. Peter (feelgraphix.com)


Piazza San Pietro) merupakan suatu lapangan yang terletak tepat di depan Basilika Santo Petrus di Vatikan, kota Roma, Italia. Ruang terbuka ini didesain ulang oleh arsitek Gian Lorenzo Bernini, dari 1656 sampai 1667, di bawah aba-aba Paus Aleksander VII. Tujuannya ialah agar dapat menampung jumlah orang-orang dalam jumlah besar yang tiba untuk menyaksikan sang Paus memberikan rahmatnya, baik dari tengah fasade gereja maupun dari jendela di Istana Vatikan.

Saint Andrea al Quirinale - Roma (1658-1670)

Saint Andrea al Quirinale (pinterest.com)

Gereja Santo Andreas di Quirinal ialah suatu gereja tituler Katolik Roma yang terletak di Roma, Italia. Gereja ini dibangun untuk seminari Yesuit di Bukit Quirinal.

Gereja Sant'Andrea, suatu pola penting dari arsitektur Klasik Barok Roma, dirancang oleh arsitek Gian Lorenzo Bernini dan Giovanni de'Rossi. 

Piazza Navona

Piazza Navona (alowisata.com)

Piazza Navona ialah sebuah alun-alun yang didesain dengan arsitektur bergaya Roma barocca, suatu gaya arsitektur klasik yang lahir di kota Roma, Italia. Piazza ini letaknya tidak jauh dari Pantheon, dibangun oleh keluarga Pamphili untuk mengingat kebesaran keluarga aristokrat Pamphili yang memiliki imbas besar di Italia saat itu.

Sir Christopher Wren

Sir Christopher Wren merupakan salah satu tokoh Arsitektur Klasik dari Inggris yang terkenal dalam sejarah Arsitektur Klasik. Wren lahir pada 20 Oktober 1632 dan meninggal 25 Februari 1723 pada umur 90 tahun.

Wren setidaknya telah terlibat dalam pembangunan kembali sebanyak 55 gereja di kota London sehabis kebakaran besar tahun 1666. Salah satu Gereja karya Wren yang terkenal yakni katedral St Paul, yang terselesaikan tahun 1710.

Wren pernah menempuh studi di Universitas Oxford dan juga populer selaku astronom, matematikawan dan fisikawan. Wren merupakan salah satu pendiri Royal Society, yang juga sempat dipimpinnya selaku presiden (1680-1682).

Beberapa pola karya Tokoh Arsitektur Klasik karya Christopher Wren yang populer diantaranya yakni :

St. Clement Danes - London (1680)

St. Clement Danes (ttnotes.com)

St. Clement Danes adalah gereja Anglikan di Kota Westminster, London. Terletak di luar Pengadilan Kerajaan di Strand. Meskipun gereja pertama di kawasan ini konon didirikan pada masa ke-9 oleh Denmark. Bangunan ini selsai pada tahun 1682 oleh dan dirancang oleh arsitek Sir Christopher Wren.

Bangunan Gelatik ini hancur selama Blitz dan tidak dipulihkan sampai tahun 1958, dikala itu diadaptasi dengan fungsinya selaku gereja pusat Angkatan Udara Kerajaan.

Greenwich Hospital - London (1696)

Greenwich Hospital (victorianweb.org)

Rumah Sakit Greenwich adalah rumah permanen bagi para pensiunan para pelaut Angkatan Laut Kerajaan, yang beroperasi dari tahun 1692 sampai 1869. Bangunannya lalu dipakai oleh Royal Naval College, Greenwich dan University of Greenwich, dan sekarang dikenal sebagai Old Royal Naval College.

Kata "rumah sakit" digunakan dalam arti aslinya dari daerah yang menyediakan keramahtamahan bagi mereka yang membutuhkannya, dan tidak merujuk pada perawatan medis, walaupun bangunan itu tergolong rumah sakit yang ditutup, dioperasikan selaku Rumah Sakit Pelaut Penjempur sampai 1986.

Hampton Court Palace (1696-1704)

Hampton Court Palace (map.google.com)

Hampton Court Palace adalah istana kerajaan di wilayah "Richmond upon Thames", 19,3 kilometer di barat daya dan hulu pusat kota London di Sungai Thames. Pembangunan istana dimulai pada 1515 untuk Kardinal Thomas Wolsey, yang ialah favorit Raja Henry VIII.

Istana ini lalu menjadi salah satu daerah tinggal Henry yang paling disukai; segera setelah mengakuisisi properti, beliau mengatur supaya diperbesar sehingga lebih gampang mengakomodasi rombongan istananya yang cukup besar.

Demikianlah perihal Tokoh Arsitektur Klasik dan Karyanya, Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan sahabat Arsitur.

Ringkasan Tokoh Arsitektur Klasik dan Karyanya

Michelangelo Di Lodovico Buonarroti Simoni
- Laurentian Library - Florence
- Piazza Del Campidoglio - Roma
- St. Peter's Basilica - Vatikan (1506-1626)
Giovanni Lorenzo Bernini
- Piazza of St. Peter - Vatican (1656-1667)
- Saint Andrea al Quirinale - Roma (1658-1670)
- Piazza Navona
Sir Christopher Wren
- St. Clement Danes - London (1680)
- Greenwich Hospital - London (1696)
- Hampton Court Palace (1696-1704)

Referensi dan Bacaan lebih lanjut :

  • Watkin, David (2005). A History of Western Architecture (4 ed.). Watson-Guptill Publications. pp. 6–8
  • Evers, Bernd; Thoenes, Christof (2011). Architectural Theory from the Renaissance to the Present. 1. Taschen. pp. 6–19
  • Watkin, David. A history of Western architecture. 4th ed. London: Laurence King, 2005. 25.
  • Dwijendra, Ngakan Ketut Acwin. 2009. Tokoh Arsitek Dunia & Karyanya. Denpasar : Universitas Udayana
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Christopher_Wren
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Gian_Lorenzo_Bernini
  • http://michelangelo.com/buon/bio-index2.html


Sumber https://www.arsitur.com/